#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Arsenal Harus Maksimalkan Oezil
17 July 2019 12:02 WIB
KALIFORNIA –Arsenal berhasil mengawali pramusim dengan kemenangan, 3-0 atas Colorado Rapids. Tiga gol The Gunners dalam laga 15 Juli lalu diciptakan Bukayo Saka, James Olayinka, dan Gabriel Martinelli. Pertandingan yang digelar di Stadion Dick’s Sporting Goods Park tersebut memberikan pesan bahwa klub asal London ini tidak kekurangan pemain muda.

Namun, tentu, deretan pemain belia tersebut bukanlah yang dinantikan pendukung The Gunners sepanjang 2019/20 ini. Mereka menunggu aksi dan pembuktian para pemain bintang. Di antaranya adalah Mesut Oezil. Pada pertandingan itu, Oezil dan pemain senior lainnya seperti Pierre-Emerick Aubameyang atau Alexandre Lacazette memang tidak diturunkan dalam daftar starter.

Mereka dipersiapkan untuk laga berikutnya yaitu menghadapi Bayern Muenchen dalam pertandingan pertama International Champions Cup 2019, Rabu (17/7) atau Kamis pagi WIB. Ya, inilah pertandingan yang mulai kompetitif meski masih dalam bentuk uji coba. Pertandingan ini menjadi penting bagi sejumlah pemain The Gunners, termasuk Oezil, yang belakangan menjadi perhatian. Oezil, faktanya selalu memberikan tanda tanya, bahkan situasi ini sudah terjadi sejak kali pertama dia bergabung dari Real Madrid.


Baca Juga :
- David Luiz Dapat Pesan Khusus Jelang Liverpool vs Arsenal
- Prediksi Line Up Liverpool 4-3-3 Lawan Arsenal, Tiga Perubahan di Anfield

Terakhir, mantan bintang Arsenal, Marc Oversmars, bahkan meminta agar klub menjual Oezil. Menurut Overmars yang bermain untuk Arsenal pada 1997 hingga 2000, fakta bahwa Oezil sepanjang kariernya bersama klubnya tersebut tidak memberikan efek yang positif. Bukan hanya dalam permainan melainkan dalam atmosfer klub. “Saya tidak pernah meragukan kemampuannya, tapi saya ragu apakah dia bisa selalu memberikan dalam setiap pertandingan,” kata Overmars.

Bukan kebetulan pula jika dalam masa bursa transfer musim panas ini, masa depan Oezil kembali mencuat. Overmars bahkan menyarankan agar Arsenal menggantikan Oezil dengan gelandang Ajax Amsterdam yang saat ini juga menjadi incaran klub besar Eropa, Hakim Ziyech. Ziyech menjadi sorotan di Ajax Amsterdam musim lalu. Ia menyumbangkan 21 gol dan 24 assist dari 49 laga di semua kompetisi.

“Ziyech lebih bagus daripada Mesut Ozil,” kata Overmars lagi. Sebenarnya, Arsenal bahkan pernah memiliki rencana untuk melepas sang pemain. Klub asal Turki, Fenerbahce, salah satu yang sempat tertarik namun kemudian mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana tersebut. Hingga kini, belum ada lagi tawaran untuk playmaker 30 tahun tersebut.

Apakah Arsenal memang akan benar-benar melepas Oezil? Mantan bintang timnas Jerman tersebut untuk kesekian kalinya dapat menjawab kritik saat menghadapi Muenchen. Besar kemungkinan, Emery akan menurunkan skuat terbaiknya menghadapi Thomas Mueller dan kawan-kawan. Menghadapi Muenchen tentu memberikan motivasi tersendiri bagi Oezil yang memang bukan duel baru untuknya.

Total, 17 kali Oezil menghadapi Muenchen dan dia mampu menorehkan empat gol ke gawang FC Hollywood tersebut. Namun, rapornya lawan Muenchen tidak bagus. Dari 17 laga tersebut, hanya dua kali dia meraih kemenangan, lima kali imbang, dan mengalami 10 kekalahan. Bahkan, dalam tiga laga terakhir lawan Muenchen, Arsenal dengan Oezil mengalami kekalahan telak yang sama, masing-masing 1-5 dalam ajang Liga Champions.


Baca Juga :
- Oezil Berpeluang Tampil melawan Liverpool
- Anfield Akan Jadi Panggung Pembuktian Firmino dan Aubameyang

Terkait Oezil pula, Emery dapat memanfaatkan pramusim ini, termasuk lawan Muenchen, untuk menetapkan posisi terbaik bagi sang pemain. Musim lalu, Oezil harus bermain lebih cepat dalam filosofi yang diterapkan Emery. Cara bermain tersebut membuatnya seringkali harus tampil sebagai pemain sayap. Filosofi Emery adalah dengan memanfaatkan dua bek kanan dan kiri naik menyerang dengan cara yang cepat.

Dengan cara tersebut, praktis mengurangi peran Oezil sebagai playmaker. Sebagai pengatur serangan, gaya yang dimainkan Oezil seringkali membutuhkan waktu dan ruang. Itulah yang tidak didapatkan Oezil pada musim lalu sehingga perannya tidak terlalu terlihat. Kini, apakah Emery memiliki rencana untuk memaksimalkan peran Oezil? Semuanya bisa terlihat dalam laga lawan Muenchen.* Irfan Sudrajat
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA