#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Insigne: Saya Ingin di Napoli Seumur Hidup
17 July 2019 14:42 WIB
NAPOLI – Sejak tiba di Dimaro, tempat latihan Napoli, Sabtu (13/7) lalu, Lorenzo Insigne tidak pernah sendirian. Setiap kali dia berada di lapangan, penyerang I Partenopei ini selalu dikelilingi para tifosi yang terus memberi dukungan dan meminta dirinya untuk tidak meninggalkan Napoli.

Rupanya, sikap pendukung Napoli mampu menyentuh hati bintang timnas Italia ini. Ya, setelah awal tahun penuh dengan tanda tanya dan ketidakpastian, sekarang Insigne dapat memberi jawaban dengan yakin.

“Saya selalu merasa sebagai kaptent im, begitu juga ketika masih ada Marek Hamsik. Selalu siap menyambut dan membantu rekan-rekan untuk beradaptasi, membantu tim ini. Sekarang saya merasa tanggung jawab tapi ini sebuah kehormatan,” kata Insigne.


Baca Juga :
- Misi Revans Di Francesco
- Si Nyonya Besar Bidik Kemenangan Tanpa Sarri

Hamsik, sosok yang memang dekat dengan Insigne. Pemain asal Rep. Ceko tersebut yang selalu memberikan dukungan dan memberikan saran kepada dirinya. Karena itulah, setelah Hamsik meninggalkan Napoli pada akhir dua musim lalu, ada efek yang dirasakan bagi Insigne.

Meski demikian, penyerang 28 tahun ini akhirnya menyadari bahwa dialah yang harus meneruskan tongkat estafet kepemimpinan di tim ini. Setelah Napoli ditinggalkan Hamsik, bagaimana jadinya klub ini jika dia pun pergi.

Karena itu, Insigne pun memutuskan untuk bertahan di Napoli, di bawah asuhan Carlo Ancelotti. “Saya masih muda tapi impian saya adalah menghabiskan karier di Napoli,” kata Insigne.

Menurutnya, ban kapten yang melekat di lengannya merupakan tanggung jawab besar sekaligus harapan publik Napoli kepada dirinya. “Memiliki ban kapten ini adalah impian setiap anak-anak Napoli. Saya telah mewujudkan impian ini dan saya ingin memilikinya dalam jangka waktu yang sangat lama,” dia menambahkan.

Sikap Insigne pun membuat manajemen Napoli lega, termasuk Presiden Aurelio De Laurentiis.  Namun demikian, ketmbang memberikan pernyataan yang bernada pujian, orang nomor satu di Napoli itu justru melontarkan pernyataan yang memotivasi.  “Insigne harus mengesampingkan sikap kekanak-kanakan dan membuktikan dirinya cukup dewasa untuk menjadi pemimpin dan kapten tim ini,” kata De Laurentiis.

Dan, Insigne pun mengerti maksud dari De Laurentiis.  “Komentar itu saya interpretasikan dengan cara terbaik, sebagai motivasi untuk memberikan 100 persen kemampuan saya pada musim baru,” katanya.

Ya, inilah suasana cair atmosfer Napoli dalam persiapan pramusim. Bahkan, dalam konferensi pers, antara Insigne dan Ancelotti pun sempat menyampaikan keterangan dengan nada bercanda. Sikap keduanya pun membuat suasana dalam konferensi pers menjadi semakin hidup.

Salah satu contohnya ketika Ancelotti mengajukan pertanyaan kepada Insigne yang ada di sebelahnya. “Saya ingin tahu dari Insigne: Bagaimana mungkin Anda main lebih baik di tim nasional dibandingkan dengan Napoli?" Lorenzo menjawab: "Anda tahu yang salah selalu pelatih.” Jawaban itu pun langsung disambut dengan tawa oleh mereka yang hadir dalam acara tersebut.

Tidak berhenti sampai di situ, Insigne juga melanjutkan dengan pertanyaan yang dijawab dia sendiri. “Kelemahan Ancelotti? Formasi. Bercanda, saya masih harus menemukan permainan yang tepat,” kata Insigne, sambil melirik sang pelatih. Pernyataan Insigne ini langsung mengingatkan terkait rencana Napoli untuk menempatkan Insigne sebagai penyerang sayap kiri pada musim baru ini.

Insigne ingin perubahan termasuk soal posisinya. Dengan demikian, dia akan merasa lebih termotivasi untuk bermain dalam setiap pertandingan. Baginya, setiap musim tidak pernah berbeda, yaitu untuk menghentikan dominasi Juventus. Caranya, dengan membawa Napoli meraih gelar Seri A 2019/20.

Karena itulah, sebagai orang Napoli, dia tidak ingin bergabung ke Juventus. “Bagi kami orang Napoli, pergi ke Juve dianggap sebagai sebuah pengkhianatan. Saya tidak ingin lagi berbicara mengenai dia (Juventus). Kami harus berusaha mengalahkan dia di lapangan. Karena kami ingin menjadi juara,” kata Insigne.


Baca Juga :
- Belotti-Zaza Makin Selaras
- Tak Ada Wajah Baru di Skuat Milan

Soal isu transfer, sosok Dries Mertens pun sempat membuat pendukung Napoli waswas. Namun, akhirnya, bintang asal Belgia ini memutuskan untuk tetap bertahan di Napoli. Apalagi, dia melihat timnya begitu antusias untuk meraih gelar di antaranya dengan mendatangkan sejumlah pemain seperti Kostas Manolas.

Kedatangan Manolas berarti telah mengganti peran Raul Albiol di pertahanan yang memang memutuskan kembali ke Spanyol. “Saya yakin kepada tim ini. Kami telah kehilangan seorang pemain besar seperti Albiol dan untungnya tiba pemain tangguh seperti Manolas,” katanya.*

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA