#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jadi Rival di F1, Hamilton Yakin Vettel Bangkit
18 July 2019 13:25 WIB
SILVERSTONE – Pembalap Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton optimistis Sebastian Vettel akan bangkit pada paruh kedua musim ini. Menurutnya, sang rival hanya perlu fokus dan tetap bekerja keras. Ini karena Hamilton paham betul dengan kualitas andalan Scuderia Ferrari Mission Winnow itu.

Pada 10 putaran awal Formula 1 (F1) 2019, Vettel belum juga meraih kemenangan dan baru empat kali menjejak podium. Bahkan, ia kerap kesulitan mendapat kecepatan yang baik di tiap perlombaan. Hal yang lebih buruk, Ferrari SF90 kalah cepat dibandingkan milik Red Bull Racing, RB15.

“Saya bukan orang yang mudah merindukan banyak hal, termasuk aksi di lintasan. Tapi, jelas saya mencintai balapan karena menyukai semua elemen di dalamnya, juga bersaing dengan Ferrari. Saya berharap dapat kembali bertarung dengan mereka,” kata Hamilton seperti dilansir Crash.net.


Baca Juga :
- Nyaris Juara F1 2019, Hamilton Sebut W10 Butuh Peningkatan
- Pembalap F1 Ini Belajar dari Vettel

Sejauh ini, Ferrari belum memberi tekanan besar terhadap Mercedes yang mampu mendominasi paruh pertama musim ini. Bahkan, Hamilton dan Valtteri Bottas berhasil mengamankan podium. Kalau pun ada pembalap yang meramaikan persaingan hanya Max Verstappen dan Charles Leclerc.

“Jelas berbeda ketika Anda bertarung dengan rekan setim. Saya juga selalu mengatakan, lebih senang bertarung dengan Red Bull atau Ferrari. Tapi, akhir-akhir ini, hal itu tak terjadi lagi. Bagaimanapun, satu hal yang saya yakini adalah kebangkitan Seb (sapaan Sebastian Vettel),” ujar Hamilton.

Saat ini, banyak yang menyebut Vettel dalam tekanan, menyusul performa Leclerc yang konsisten di barisan terdepan. Bahkan, banyak yang membandingkan momen ini dengan 2014 atau saat ia berduet dengan Daniel Ricciardo di Red Bull. Saat itu, ia gagal tampil baik dan kehilangan konsentrasi.

“Anda lihat olahragawan besar dunia seperti pemain tenis dan Seb. Walau saat ini dalam kondisi sulit, ia tetaplah peraih empat gelar juara F1. Ia akan memulihkan dirinya sendiri jika merasa perlu dan akan kembali lebih kuat pada lomba berikutnya. Itu yang dilakukan atlet hebat,” kata Hamilton.

Tapi, Vettel merasa situasi saat ini berbeda jauh dengan yang terjadi di Red Bull. Ia menegaskan, tak ada persaingan di dalam tim seperti rumor yang beredar di luaran. Pembalap asal Jeman itu juga tidak merasa frustrasi meski hasil lombanya dengan Ferrari, musim ini, tidak terlalu baik.

“Pertama, itu sudah lama. Kedua, ini jauh berbeda. Ketika berkata tentang frustrasi, saya pikir itu bisa terjadi kapan saja. Lomba demi lomba bisa berjalan sebaliknya, jadi kita harus adil dan tidak menilai hasil berdasarkan satu lap seperti ketika saya menabrak Max Verstappen,” kata Vettel.


Baca Juga :
- Saling Sodok di F1 GP Jerman
- Duo Haas F1 Dukung Kebijakan Pengisian Bahan Bakar Kembali ke Formula 1

Pembalap 32 tahun itu menegaskan hanya belum beruntung karena performa tim di Sirkuit Silverstone, Inggris, 14 Juli lalu, secara keseluruhan mengalami peningkatam. “Kecepatan kami cukup baik, bisa start keenam. Dan, bukan sebuah kebetulan kami bisa sempat berada di posisi ketiga,” ujarnya lagi.

“Anda boleh saja berkata bahwa kami terbantu Safety Car. Tapi kami tampil cukup baik di sektor pertama dengan strategi yang berbeda. Saya tak terlalu khawatir tapi sadar harus meraih hasil yang lebih baik di GP Inggris. Sekarang, saya tak sabar berlomba di Jerman,” Vettel menuturkan.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA