#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Bersama Pelatih Idola, Mount Percaya Punya Masa Depan Cerah di Chelsea
18 July 2019 13:47 WIB
YOKOHAMA – Mason Mount percaya masa depan yang lebih cerah menantinya di Stamford Bridge. Pemain Chelsea FC berusia 20 tahun itu menyetujui kontrak baru berdurasi lima tahun setelah memperlihatkan performa mengesankan sebagai pemain pinjaman Derby County FC di Championship 2018/19. Kini dia turut rombongan pramusim ke Jepang.

Sejak kembali ke skuat The Blues untuk persiapan pramusim, Mount kembali bertemu Frank Lampard, pelatihnya musim lalu di Pride Park, dan dia percaya bekerja sama dengan pelatih yang dia gambarkan sebagai “idola saya” akan mendukung dia dengan baik saat dia berusaha melakukan terobosan ke tim inti Chelsea di Liga Primer.

Dan, awalan baik menghampiri Mount. Dia mencetak gol melawan St Patrick di Dublin pada Sabtu sore dan ia mengakhiri pekan yang mengesankan dengan berkomitmen masa depannya ke klub masa kecilnya hingga setidaknya 2024. Dan, pemuda kelahiran 10 Januari 1999 itu sudah siap untuk bekerja keras menjadi pilar masa depan klub.


Baca Juga :
- The Blues Cari Suksesor Hazard
- Kemenangan Jadi Harga Mati Chelsea

"Ini momen kebanggaan besar bagi saya dan keluarga," kata Mount. “Saya bergabung dengan klub ini pada usia enam tahun dan selalu tujuan saya untuk bermain di tim utama suatu hari nanti. Meski saya dipinjamkan selama dua tahun, tujuan saya adalah selalu kembali dan bermain - pikiran saya tidak pernah benar-benar berubah dari itu.”

Pemain internasional Inggris U-21 itu percaya ini momen tepat untuk menjadi pemain muda di Stamford Bridge, dengan Lampard akan dibantu sederet asistennya yang sebelumnya melatih akademi Chelsea: Jody Morris, Joe Edwards dan Eddie Newton. Plus komitmen Lampard untuk memberi kesempatan kepada para pemain muda Chelsea.

Hubungan antara Mount dan Lampard, adalah hubungan yang menarik bagi penggemar Chelsea. Dengan opsi periode pinjaman kedua setelah musim yang positif di Eredivisie bersama Vitesse Arnhem pada 2017/18, Mount memilih Derby di Championship karena seorang pria yang dia cermati serta kagumi sepanjang karier bermainnya.

Di Derby, Mount menekan dari depan dengan kecerdasan dan kecepatannya, sementara juga menunjukkan tipu daya dan kualitas pada bola. Dia baru 20 tahunan di paruh musim, tapi sanggup mencetak 16 gol dan assist. Yang mengejutkan, saat Mount cedera antara Februari-Maret, The Rams hanya memenangi dua dari 10 pertandingan.

“Frank selalu menjadi idola saya," Mount menuturkan. “Dia adalah pemain Chelsea dan gelandang serang seperti saya, jadi saya selalu mengamati permainannya. Bekerja bersamanya di Derby adalah hal terbaik bagi saya karena tidak ada orang lain, kecuali Frank, yang mampu membuat saya belajar lebih baik dari hari ke hari.”


Baca Juga :
- Statistik Kiper Utama Chelsea Ini Bikin Waswas
- Chelsea Berambisi Rekrut Bintang Leicester Bulan Depan

Untuk pemain muda seperti Mount, yang telah berjuang sebagian besar hidupnya untuk bermain untuk Chelsea, loyalitas itu datang secara alami. "Tiap kali saya mengenakan jersey Chelsea, latihan atau pertandingan, itu kehormatan besar bagi saya. Tak ada perasaan lain selain Anda ingin masuk lapangan dan memberikan semuanya untuk tim.”

“Ini tim luar biasa dan ada beberapa pemain kelas dunia di ruang ganti jadi hal terbaik bagi saya saat ini adalah belajar dari mereka sebanyak yang saya bisa. Saya ingin bermain sebanyak mungkin untuk Chelsea. Saya ingin mencetak banyak gol, banyak assist dan bekerja sekeras yang saya bisa untuk melakukan itu,” Mount berjanji.*NURUL IKA HIDAYATI

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA