#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jota Menikmati Pertumbuhan Global Wolverhampton
18 July 2019 14:35 WIB
ADA banyak indikasi soal seberapa cepat Wolverhampton Wanderers FC tumbuh sebagai klub dalam beberapa tahun terakhir. Berada di Shanghai, Cina tempat ratusan fan menghadiri pembukaan megastore, menghadiri latihan, bahkan menunggu di luar hotel untuk swafoto, sangat jelas Wolves adalah klub yang berkembang dalam skala global!

Sebagai pemain yang telah jadi anggota penting pelatih Nuno Espirito Santo pada 2017, Diogo Jota ikut mengalami kenaikan yang cepat dan luar biasa itu. Dan dengan Fosun ingin menjadikan Wolves sebagai salah satu klub terbesar di dunia di masa depan, Jota bertekad menjadi bagian dari perjalanan bak roller coaster tersebut nantinya.

"Saya pikir apa yang diinginkan pemilik klub dapat terjadi," kata Jota selama wawancara di hotel mewah tim di Shanghai. "Entah kapan itu tetapi saya percaya. Apa pun bisa terjadi di sepak bola. Seperti Leicester, Anda tak perlu menjadi klub besar untuk juara.”


Baca Juga :
- Sukses Menjadi Pesepak Bola Profesional lewat Futsal
- Liverpool Raih Sukses Awal Musim Ini berkat Bantuan Peselancar

Jota tak menyangkal dirinya sangat terkejut menyaksikan banyak penggemar memakai jersey Wolves di setiap sudut kota Shanghai. Di sesi latihan, hotel, bahkan pesta (peragaan busana) pada Senin malam. Orang-orang Cina memantau perkembangan tim kami, bahkan saat Jota memperkuat timnas Portugal bermain di Nations League.

"Wolves telah membuat langkah besar dalam dua tahun terakhir. Saya bangga menjadi bagian dari pertumbuhan yang telah kami lakukan sejak pertama saya bergabung ke klub ini. Kami semua hanya berharap untuk melakukan lebih banyak."

Jota pemain penting Wolves musim lalu, terutama sejak Desember ketika Santos beralih ke formasi 3-5-2 yang sukses membuat Jota menghasilkan aksi-aksi sepak bola terbaik dalam kariernya, meneror pertahanan Liga Primer bersama tandemnya, Raul Jimenez.

"Kami saling cocok," kata Jota. "Ini hal baik bagi saya dan klub. Raul topscorer Wolves musim lalu, kami harus melakukannya musim ini. Pertama-tama saya harus membuatnya berlari di trek lagi, lalu membangun kekompakan kembali. Saya selalu ingin lebih banyak (gol), tapi kami bekerja untuk memastikan tim kami menang.”

Walau Santo mengubah sistem permainan di tengah musim, Jota merasa baik-baik saja bermain dalam peran yang sangat berbeda. Di Portugal U-21 dia berperan sebagai penyerang tengah pada pola 4-4-2. Tak peduli di mana dia akan dimainkan, yang paling penting menurut Jota, dia dan Jimenez harus memastikan kondisi fisik mereka, prima.

Performa cemerlang Jota musim lalu membuatnya mendapatkan panggilan pertama ke skuat Portugal. Walau tidak bermain, dia senang jadi bagian tim yang memenangkan Nations League perdananya di musim panas bersama rekan setimnya di Wolves: Ruben Neves, Rui Patricio dan Joao Moutinho - serta Cristiano Ronaldo tertentu.


Baca Juga :
- Martial Lebih Cepat dalam Menorehkan 50 Gol
- Meski Telat Berkembang, McTominay Punya Jiwa Kompetitif

"Tak ada yang berpikir bahwa sebuah klub di negara asing bisa memiliki begitu banyak pemain timnas," ujar Jota. "Joao, Rui, bahkan Ruben telah bekerja dengan timnas jauh sebelum saya dan itu membantu saya dalam adaptasi. Semasa kecil, saya biasa melihat Ronaldo di layar tv. Dia referensi saya. Sekarang saya bahkan bermain bersamanya.”

Seperti musim lalu, Jota berharap bisa memainkan peran kunci dalam upaya Wolves meraih hasil baik di Liga Europa, walau tak bisa dimungkirinya, akan sulit meniru sukses di 2018/19. Sebelum berkutat dengan Liga Primer, Jota dan kawan-kawan akan menghadapi Crusaders atau B36 Torshavn di babak kualifikasi kedua minggu depan.*NURUL IKA HIDAYATI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA