#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Pelatih Wolverhampton Tidak Bidik Posisi Enam Besar Musim Ini
19 July 2019 15:33 WIB
NANJING – Pelatih Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo, mengaku puas dengan performa tim asuhannya usai menghajar Newcastle United 4-0 pada semifinal Premier League Asia Trophy di Nanjing Olympic Sports Centre, Rabu (17/7). Hasil ini mengantarkan The Wolves ke final di Hongkou Stadium di Shanghai, Sabtu (20/7), untuk menghadapi Manchester City.

"Segala sesuatunya butuh waktu, tapi persiapan kami berjalan dengan baik," kata Nuno. “Hal-hal positif yang terlihat adalah penguasaan bola yang dominan, kondisi fisik yang prima, kombinasi permainan yang bagus, dan gol-gol yang dibuat. Kami punya satu pertandingan lagi (Sabtu). Semoga kami bisa kembali bermain bagus.”

Ini laga uji coba ketiga yang telah dimainkan Wolverhampton pada pramusim kali ini. Sebelumnya, Diogo Jota dan kawan-kawan bertanding melawan klub Championship Huddersfield Town AFC dan klub League Two Walsall FC tanpa penonton.


Baca Juga :
- Kolaborasi Pemain Muda dengan Senior
- Lagi, Kasus Rasial Terjadi di Sepak Bola

Wolverhampton bakal memulai kompetisi musim 2019/20 lebih awal karena mereka akan berlaga di babak kualifikasi kedua Liga Europa lawan pemenang antara Crusaders FC (Irlandia Utara) dan B36 Torshavn (Kepulauan Faroe). The Wolves akan jadi tuan rumah pada leg pertama yang akan digelar di Molineux pada 25 Juli.

Ini bakal jadi penampilan perdana Wolverhampton di kompetisi Eropa dalam hampir empat dekade terakhir. Kesempatan ini diperoleh tim asuhan Nuno setelah finis di peringkat ketujuh Liga Primer musim lalu. Ini posisi tertinggi yang dicapai The Wolves di kompetisi elite Inggris tersebut sejak musim 1979/80.

Tapi, Nuno menepis ekspektasi bahwa Wolverhampton bakal bersaing memperebutkan peringkat keenam Liga Primer musim depan. Ekspektasi ini sulit dihindari lantaran sukses instan yang diraih pelatih asal Portugal itu dalam dua musim pertamanya di Molineux.

Pada musim debutnya (2017/18), Nuno mengantarkan Wolverhampton promosi ke Liga Primer setelah empat tahun berkutat di Championship. Pelatih 45 tahun itu kemudian membawa The Wolves finis di peringkat ketujuh, mengungguli dua nama besar, Everton FC dan Leicester City. Meski begitu, Nuno menilai timnya belum layak membidik posisi lebih tinggi musim depan.

“Kami tidak akan bersaing memperebutkan posisi enam besar,” kata Nuno. Yang terjadi musim lalu hanya bisa kami ulangi jika kami bekerja lebih keras dan para pemain tahu itu. Saya merasa kami masih bisa lebih baik lagi. Tapi, kami tidak berada pada posisi untuk bersaing di enam besar. Kami hanya bisa berusaha memainkan sepak bola indah yang bisa dinikmati suporter.”

Nuno juga menegaskan bahwa Wolverhampton harus menambah pemain agar bisa bersaing di papan tengah Liga Primer musim depan. The Wolves memang telah mempermanenkan kontrak striker Raul Jimenez yang dipinjam dari SL Benfica musim lalu. Hal yang sama dilakukan terhadap gelandang pinjaman dari RSC Anderlecht, Leander Dendoncker. Semua itu menghabiskan biaya lebih dari 45 juta paun.

Tapi, Wolverhampton juga telah melepaskan winger Ivan Cavaleiro ke Fulham FC sebagai pinjaman. Pemain sayap lainnya, Helder Costa, dipinjamkan ke Leeds United. Artinya, komposisi skuat The Wolves saat ini tidak banyak berbeda dengan musim lalu. Padahal, mereka telah menghabiskan uang yang tidak sedikit.

“Saat ini kami bekerja dengan 11 pemain inti yang sama dengan yang mengakhiri musim lalu,” kata Nuno. “Kami harus mendatangkan lebih banyak pemain baru. Tapi, kami hanya akan mendatangkan pemain yang bisa meningkatkan kualitas dan bukan kuantitas. Sejauh ini kami baru bisa menjual pemain. Saya harap kami akan bisa merekrut beberapa pemain yang sangat bagus.”* RIJAL ALFURQON


Baca Juga :
- Guardiola Tidak Pedulikan Kritik soal Taktik
- Inilah Rahasia Teknis di Balik Sukses Man. United

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA