#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Solskjaer Jamin Masa Depan Dalot di MU
20 July 2019 15:55 WIB
SINGAPURA – Pelatih Manchester United FC (MU) Ole Gunnar Solskjaer menegaskan Diogo Dalot tetap punya masa depan yang cerah di Old Trafford terlepas dari kehadiran bek kanan baru, Aaron Wan-Bissaka. Pemain 21 tahun ini dibeli dari Crystal Palace FC, 29 Juni lalu dengan harga 55 juta euro (959,3 miliar).

Angka ini menjadikan Wan-Bissaka bek kanan termahal sepanjang sejarah. Dengan status itu, ia hampir pasti starter musim depan. Apalagi pemain timnas U-21 Inggris ini salah satu pemain paling bersinar di Liga Primer musim lalu. Selain solid dalam bertahan, dia juga agresif dalam membantu serangan. Wan-Bissaka mencatatkan rata-rata 3,34 dribel sukses per laga musim lalu.

Di pihak lain, Dalot dibeli MU dari FC Porto pada musim panas tahun lalu saat Jose Mourinho masih menjadi pelatih. The Special One menyebut pemain 20 tahun itu bakal jadi bek kanan andalan Setan Merah di masa depan. Prediksi ini tidak berlebihan karena pemain asal Portugal itu terbukti impresif pada musim debutnya di Old Trafford.


Baca Juga :
- Lihat Manchester United Ditaklukkan West Ham, Legenda Klub Ini Sedih Bukan Main
- Greenwood Ukir Rekor

Dalot memainkan 25 laga bersama MU di seluruh kompetisi musim lalu dan lebih dari setengahnya sebagai bek kanan. Namun pemain timnas U-21 Portugal ini juga cukup sering dioperasikan di sayap kanan selain sesekali bermain sebagai bek kiri dan penyerang sayap kiri. Fakta inilah yang membuat Solskjaer kehadiran Wan-Bissaka tidak akan membatasi kesempatan Dalot.

“Kami tengah berusaha membangun skuat yang bisa hidup panjang,” kata Solskjaer. “Dengan adanya Diogo dan Aaron, kami punya dua bek sayap yang sangat bagus. Diogo bisa bermain di sayap kanan dan telah berubah menjadi bek kanan yang bisa bermain di sauap kanan. Sebaliknya, Aaron adalah sayap kanan yang bisa bermain di bek kanan.”

Sebagai pemain serba bisa, Dalot tak perlu cemas dengan kedatangan Wan-Bissaka. Kaki kanan jadi andalannya, tetapi kaki kiri pemain kelahiran Braga ini tidak kalah bagus. Ini membuatnya nyaman bermain di posisi bek kiri. Kontribusinya dibutuhkan mengingat Luke Shaw sebagai satu-satunya bek kiri murni MU rentan cedera.

Dalot tak hanya tangguh di kedua sisi lapangan, namun juga kuat di udara. Dengan posturnya yang cukup jangkung (183 cm), dia sering unggul dalam dalam bola-bola atas dengan memenangi 71,9 persen dari duel-duelnya di udara. Dia juga sangat jeli membaca permainan lawan dengan rata-rata 4,54 kali memotong bola per laga laga.


Baca Juga :
- West Ham vs Manchester United: Setan Merah Kehilangan Tiga Pilar
- Suporter MU Serbu Medsos, Kinerja Rashford Tak Berguna

Dalam urusan membantu serangan, Dalot cukup menjanjikan. Dia melakukan rata-rata 1,75 lari ke daerah pertahanan lawan per laga di seluruh kompetisi musim lalu. Dalot juga menorehkan rata-rata 1,6 dribel sukses per 90 menit pertandingan.

“Dalot dan Aaron bisa memberikan kami opsi yang bagus di sektor kanan. Kami juga masih punya Ashley Young yang bisa bermain di kedua sisi lapangan. Saat membela timnas Inggris pada Piala Dunia 2018, dia bermain sebagai bek kiri. Jadi, dia bisa mendorong Luke, Aaron, dan Diogo lebih ke depan,” tutur Solskjaer.*RIJAL ALFURQON

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA