#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Pintu Conte Tertutup untuk Pemain Ini
22 July 2019 14:20 WIB
SINGAPURA – Hanya ada kerutan di wajah Antonio Conte ketika wasit meniup peluit panjang di Stadion Nasional Singapura, Sabtu (20/7). Tak cuma kecewa FC Internazionale asuhannya tumbang 0-1 oleh Manchester United FC (MUFC) dalam duel International Champions Cup 2019, tapi juga karena permainan I Nerazzurri belum sesuai dengan harapan.

Tak banyak hal positif yang bisa diambil dalam duel persahabatan tersebut, selain semangat juang dan kerja keras. Sisanya, Inter kalah dalam segala hal dari MUFC. Organisasi permainan, intensitas, kualitas serangan, semua masih tampak berantakan. Jelas sekali Conte perlu lebih banyak waktu untuk memperkenalkan pola 3-5-2 kepada para pemainnya.

Mereka akan diberi kesempatan lagi buat unjuk gigi dalam laga melawan Juventus FC, Rabu (24/7) besok di Nanjing. Namun, pintu mungkin tertutup buat Ivan Perisic. Pemain asal Kroasia itu dinilai Conte tak mampu menjalankan peran wingback yang dimintanya secara sempurna. Ada kesan bahwa Perisic bakal menyusul Mauro Icardi dan Radja Nainggolan sebagai sosok yang tak masuk rencana.


Baca Juga :
- Indonesia All Star Waspadai Eksekutor Tendangan Bebas Inter Milan U-18
- Ancelotti Tidak Aman

“Kami bekerja sama dalam latihan, tapi respons yang saya dapat sejauh ini tak positif. Perisic tak cocok dengan peran yang saya mau, jadi satu-satunya posisi buat dia adalah di lini depan,” ujar Conte memberi alasan. “Skema tim dan karakter pemain sangat berbeda, saya tak bisa mengubah hal tersebut. Saya tak yakin dia bisa memberi apa yang dibutuhkan Inter saat ini.”

Jalur mercato bisa jadi solusi yang bakal diambil Inter. Perisic masih 30 tahun, tetap jadi prospek menarik bagi sederet klub Eropa. Hasil penjualannya dapat digunakan untuk membiayai operasi utama macam Romelu Lukaku dan Edin Dzeko. Dua pemain ini merupakan permintaan khusus Conte, dan sang pelatih mulai gerah dengan lambatnya pergerakan klub.

“Saya takkan menutupi fakta bahwa kami sedang mengalami kesulitan, terutama di mercato. Bukan hanya membeli pemain, tapi juga menjual. Mereka yang seharusnya sudah pergi masih berada di klub. Situasi ini membuat kami sulit bergerak maju,” Conte meluapkan frustrasi. Rencananya, Senin (22/7), sang pelatih akan bertemu dengan Presiden Steven Zhang, serta duo direktur Giuseppe Marotta dan Piero Ausilio membahas transfer.


Baca Juga :
- Performa Lautaro Mengingatkan kepada Ronaldo
- Tak Muncul di Ballon d'Or, Ronaldo Jadi Pemain Terbaik Seri A

Wajar bila Conte tak sabar. Persiapan pramusim sudah nyaris setengah jalan, tapi dirinya belum memiliki skuat yang lengkap. Dalam laga melawan MU, dia terpaksa memasangkan penyerang minim pengalaman macam Sebastiano Esposito dan Samuele Longo, karena tak ada lagi stok yang dimiliki Inter. Jika terus begini, akan sulit bagi Conte untuk menerapkan filosofi sepak bolanya secara sempurna sebelum musim bergulir.

“Ini akan jadi periode sulit karena banyak alasan. Saya dan Anda tahu apa yang dimaksud. Ada setumpuk problem yang harus dibenahi, kami akan berusaha menyelesaikannya,” kata Conte. “Soal tim, motivasi sudah bagus. Tapi perlu peningkatan dalam hal penguasaan bola dan pressing.”*** Dari Berbagai Sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA