#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Aprilia Belum Kompetitif, Espargaro Sulit Percaya Tim
24 July 2019 13:35 WIB
NOALE – Direktur Teknik Aprilia Romano Albesiano menegaskan bakal melakukan perombakan besar terhadap RS-GP. Hal itu demi meningkatkan kinerja dan konsistensi motor di tiap lomba. Pasalnya, sejak tampil dalam MotoGP, 2015, mereka selalu kesulitan meraih hasil positif.

Albesiano pun memilih bekerja keras membangun motor untuk 2020, daripada menikmati liburan musim panas. Bukan hanya untuk jangka panjang, ia berharap pekerjaan ini dapat meningkatkan kinerja RS-GP di sisa musim karena dalam beberapa lomba terakhir, motor menunjukkan peningkatan.

“Kami semakin memahami kelemahan dan kesulitan dalam mendistribusikan berat motor, utamanya saat memasuki tikungan. Sekarang kami fokus pada sistem elektronik karena masalah yang ada saat ini membuat kami semakin tertinggal,” kata Albesiano seperti dilansir Speedweek.com.


Baca Juga :
- Musim Lalu Tak Kompetitif, Rider Ini Salahkan Tim
- Hasil Lengkap MotoGP Valencia 2018

Berstatus sebagai tim konsesi, Aprilia dapat menguji coba banyak hal pada motor dan bebas mengubah setelan dasar mesin. Pada tes berikutnya di Sirkuit Brno, Republik Ceko, 5 Agustus mendatang, ada beberapa perangkat terbaru yang bakal dicoba Aleix Espargaro dan Andrea Iannone.

“Pembalap akan menguji setidaknya dua sasis, satu lengan ayun, dan beberapa perangkat lain. Kami akan terus mengembangkan sistem elektronik karena banyak gagasan soal mengatur akselerasi dan traksi agar lebih baik. Kontribusi Andrea di area ini sangat penting,” kata Albesiano.

Beberapa tim memang sudah mengalihkan fokus untuk membangun motor, musim depan, agar lebih siap menghadapi musim baru. “Daripada evolusi, kami mencari revolusi. Jadi, dibutuhkan waktu lebih lama untuk membangun motor baru. Jadi, saya tak bisa pastikan kapan debut terjadi,” ujarnya.

Pria 55 tahun itu menambahkan, motor tahun depan harus lebih baik di seluruh area. “Kami berhati-hati dalam memutuskan apa yang bisa membuat motor lebih kompetitif seperti tenaga yang lebih besar, hingga distribusi berat yang merata. Jadi, perlu perubahan besar,” Albesiano menuturkan.

Espargaro pun setuju Aprilia melakukan perubahan besar karena hingga saat ini dirinya tak merasakan peningkatan besar RS-GP. Bahkan, ia tak puas dengan kinerja motor sepanjang tahun ini. Pembalap asal Spanyol itu juga berani menekan Prinsipal Aprilia, Massimo Rivola.

“Jujur, tak mudah berpikir positif dan percaya kepada tim karena tak kunjung ada perubahan. Saya merasa seseorang yang dapat melakukan perubahan itu adalah Rivola. Jadi, saya akan memberinya waktu. Saya benar-benar yakin Massimo dapat mengubah situasi,” kata Espargaro.


Baca Juga :
- Balapan Sempat Dihentikan, Andrea Dovizioso Jadi Juara MotoGP Valencia 2018
- Aksi Gila Rider Moto2 Ini Dapatkan Kecaman dari Rider MotoGP

Menanggapi pernyataan Espargaro, Rivola menegaskan tim sedang berusaha keras untuk memperbaiki masalah pada RS-GP. “Kami harus memperbaiki etos kerja di markas besar, Noale, Italia. Kami juga harus mendatangkan beberapa teknisi yang berpengalaman,” kata pria 48 tahun itu.

Kerja sama antara Aprilia dan Espargaro yang sudah cukup lama juga membuatnya percaya dengan masukan dari pembalap. “Aleix tahu banyak tentang kami dan semua rider ingin motor terbaik di trek. Sejauh ini, tak ada pembalap Aprilia yang lebih baik daripada Aleix. Ia referensi kami,” kata Rivola.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA