#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Bima Sakti Mohan Doa dan Dukungan Masyarakat Indonesia
24 July 2019 11:35 WIB
JAKARTA – Timnas Indonesia U-16 akan bertolak menuju Thailand untuk mengikuti kejuaraan Piala AFF U-15, Rabu (23/7) pagi ini. Rencananya, rombongan keberangkatan akan dibagi ke dalam beberapa kelompok terbang (kloter). Adapun kloter pertama akan bertolak dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 08:30 WIB.

Timnas asuhan Bima Sakti itu akan memulai petualangan mempertahankan gelar Piala AFF U-15 dengan menghadapi Vietnam, Sabtu (27/7). Sebuah tantangan yang tidak harus menjadi beban, tapi justru harus dimanfaatkan sebagai arena untuk menambah pengalaman, mengasah mentalitas, dan menbuktikan diri.

Bima mengakui, pasukannya saat ini butuh dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia. Dia meminta juga, jangan terlalu berekspektasi tinggi terhadap para pemain muda yang pastinya selalu siap berjuang membawa nama baik bangsa. Satu lagi, jangan cerca anak-anak belia yang sedang berjuang ini.


Baca Juga :
- Shin Tae-yong Putuskan Melatih Shenzhen FC
- 'Papua Badboy' Bangga Sekaligus Kecewa Persembahkan Medali Bagi Indonesia

“Kami sangat berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Terkhusus saya meminta untuk jangan membebani pemain dengan kritikan dan tuntutan harus berprestasi. Dengan membawa nama Indonesia, pastinya saya yakin anak-anak ingin memberikan yang terbaik,” kata Bima.

Persiapan selama kurang lebih dua bulan, memang dinilai terlalu singkat. Tidak banyak yang bisa dieksplorasi tim pelatih terkait melihat kelebihan dan kekurangan dari setiap pemain secara lebih mendalam. Uji coba pun hanya berlevel lokal, karena PSSI tidak mengagendakan pertandingan internasional.

Untungnya, beberapa pemain Garuda Muda, sudah beberapa kali tampil dalam ajang internasional. Dari total 23 yang dibawa untuk Piala AFF kali ini, setengah di antaranya telah merasakan atmosfer turnamen internasional bersama klub maupun SSB masing-masing, saat usia mereka 13 dan 14 tahun.

Persiapan akhir juga sudah dilakukan pada Selasa (23/7) pagi di GOR Pajajaran, Bogor. Dalam latihan terakhir ini, tim pelatih sengaja memberikan latihan yang cukup menguras tenaga. Sesi latihan tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam, sejak pukul 06:30 WIB hingga 09.30 WIB.

“Hal ini sengaja kami lakukan, karena pastinya setelah setibanya di Thailand besok (hari ini), kami tidak bisa latihan dengan intensitas tinggi. Jadi, dipilihlah hari ini (kemarin), supaya stamina anak-anak yang sudah di atas bisa terjaga,” kata asisten pelatih timnas Indonesia U-16, Indriyanto Nugroho.


Baca Juga :
- PSSI Jawab Kepastian Soal Shin Tae-yong, Luis Milla, atau Indra Sjafri
- Kontrak Habis Desember, Ini Rencana Indra Sjafri Usai SEA Games 2019

Menurut Indri, materi latihan terakhir di tanah air, hanya pengulangan dari materi-materi yang sudah diberikan tim pelatih. Hanya saja, intensitasnya dibuat tinggi, sesekali turun sedikit. Menurut Indri, psikologi para pemain dilihatnya sudah jauh lebih baik menjelang “pertempuran” tersebut.

Para pemain juga sudah diajak rileksasi pada Sabtu (20/7) lalu dengan melakukan outbond di di Sentul. “Tujuan outbond tidak hanya sekadar menikmati permainan, tapi juga bisa melihat bagaimana pemain mengatur dan menjalankan strategi. Bekerja sama bagiamana buat bisa memenangkan lomba," kata Bima.* Furqon Al Fauzi 

loading...

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA