#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS
Komposisi Chelsea Pilihan Lampard Mulai Terlihat
27 July 2019 14:53 WIB
READING – Laga perdana Chelsea FC di Liga Primer 2019/20 tinggal hitungan hari. Sekitar dua pekan lagi, tepatnya 11 Agustus, mereka akan menyatroni markas Manchester United, Stadion Old Trafford. Dengan sisa waktu yang tidak lama tersebut, pelatih baru The Blues Frank Lampard masih memiliki tiga uji coba pada pramusim 2019. Terdekat, Chelsea akan meladeni Reading FC, klub Championship (Divisi Dua), di Stadion Madejski, Sabtu (27/7).

Dari empat pertandingan uji coba yang sudah dijalani Chelsea, Lampard – yang menggantikan Maurizio Sarri per 4 Juli lalu – sudah bisa menyimpulkan siapa saja yang akan menjadi andalan. Christian Pulisic yang bermain impresif untuk timnas Amerika Serikat (AS) di Piala Emas serta Mateo Kovacic yang semakin menyatu setelah setahun dipinjam dari Real Madrid, hampir pasti akan diandalkan di depan dan lini tengah. 

Pada pertandingan melawan Reading, publik bisa melihat seperti apa gambaran strategi dan siapa saja pemain andalan Lampard. Untuk kiper, Kepa Arrizabalaga sekali lagi menjadi pilihan utama dengan Willy Caballero sebagai deputi.


Baca Juga :
- Chelsea Pinjamkan Davide Zappacosta ke AS Roma
- Lampard Punya Alasan Jadikan Pemain Ini sebagai Epitome Chelsea

Perubahan terlihat di lini belakang. Musim lalu, Sarri menduetkan David Luiz dan Antonio Ruediger di jantung pertahanan Chelsea. Kini, Lampard lebih menyukai Andreas Christensen. Lampard juga masih memiliki Fikayo Tomori dan Kurt Zouma yang baru kembali dari pinjaman.

Untuk bek kanan, Cesar Azpilicueta, Davide Zappacosta, dan Reece James sebelumnya diprediksi akan bersaing memperebutkan starting XI. Tapi, James sepertinya akan dipinjamkan ke klub Liga Primer lain untuk menambah pengalaman. Di bek kiri, Marcos Alonso dan Emerson Palmieri akan bersaing. Kenedy mungkin menjadi cadangan atau memilih pergi.

Paling menarik melihat bagaimana pelatih 41 tahun itu memilih komposisi untuk lapangan tengah Chelsea. Saat ini, Saat melatih Derby County di Championship musim lalu, Lampard biasa memakai dua gelandang tengah. Ia diprediksi akan menerapkannya kembali di Chelsea.

Saat ini, N'Golo Kante, Kovacic, Tiemoue Bakayoko, dan Danny Drinkwater adalah opsi gelandang tengah Lampard. Ethan Ampadu sudah dipinjamkan ke RB Leipzig sedangkan Bakayoko sudah menarik perhatian Paris Saint Germain (PSG).  

Ross Barkley, Ruben Loftus-Cheek, dan Mason Mount, juga mampu bermain lebih dalam sebagai gelandang. Tetapi, performa mereka lebih menonjol jika didorong ke depan.

Untuk gelandang serang, Lampard memiliki sangat banyak opsi. Selain Pulisic, Chelsea masih memiliki Pedro, Kenedy, Kasey Palmer, dan Callum Hudson-Odoi. Dengan sanksi larangan transfer, Chelsea kemungkinan akan tetap mengandalkan Olivier Giroud sebagai striker. .

Untuk formasi, musim lalu Chelsea lebih sering memakai 4-3-3. Lampard lebih menyukai 4-2-3-1 karena ingin ritme permainan Chelsea lebih seimbang saat menyerang maupun bertahan.

Meskipun begitu, perubahan taktik itu memunculkan dinamika pada gelandang tengah. Lampard juga beberapa kali menerapkan 4-4-2 berlian karena Chelsea memiliki banyak gelandang. Dengan formasi 4-3-3, pemain seperti Barkley dan Loftus-Cheek terlihat kesulitan sebagai gelandang tengah. Mereka terlihat tidak fleksibel saat menguasai bola.***CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

Peringkat Para Gelandang Chelsea

1. N’Golo Kante, 28 tahun
Musim panas ini, Kante nyaris frustrasi. Sebab, belum sepenuhnya pulih usai cedera lutut pada final Liga Europa 2018/19. Dia sudah ikut ke Jepang, tapi kembali lagi dengan Conte berharap pemulihannya berlangsung positif. Pasalnya, ketika fit, tidak ada keraguan Kante jadi gelandang tengah nomor satu Chelsea.

2. Jorginho, 27
Banyak spekulasi terkait apakah Jorginho bisa tampil cemerlang dalam skema 4-2-3-1. Namun, saat mengalahkan Barcelona, Jorginho turut memberi satu assist kepada Tammy Abrahim.

3. Mason Mount, 20
Sudah menunjukkan perkembangan di bawah asuhan Lampard sejak memperkuat Derby County di Championship musim lalu. Mason pun bisa berjuang untuk masuk skuat reguler di Chelsea jika mampu memanfaatkan peluang.

4. Ross Barkley, 25
Menunjukkan kualitasnya saat membobol gawang Barcelona. Sepanjang tur pramusim ini, Barkley berperan sebagai pemain nomor 10 di skuat Chelsea.

5. Matteo Kovacic, 25
Tampil mengesankan sepanjang pramusim ini. Kovacic diharapkan bisa lebih berkembang pada musim keduanya bersama Chelsea.

6. Ruben Loftus-Cheek, 23
Bisa jadi andalan di sektor ini. Hanya, sempat mengalami cedera musim lalu yang membuatnya harus merelakan posisinya digantikan pemain lain.

7. Billy Gilmour, 18
Tampil impresif pada tur pramusim di Irlandia membuktikan Gilmour sebagai pemain muda yang cerdas. Namun, dia harus bisa mempertahankan konsistensinya jika ingin mendapat kesempatan.


Baca Juga :
- Cetak Gol Cepat, Chelsea Gigit Jari Ditahan Imbang Leicester City
- Meski Chelsea Berprogres, Lampard Masih Punya PR Pertahanan

8. Danny Drinkwater, 29
Setahun absen di bawah asuhan Maurizio Sarri membuatnya seperti berkarat. Begitu juga dengan kecepatannya yang berkurang. Sisa laga pada pramusim jadi kesempatannya untuk kembali.

9. Tiemoue Bakayoko, 24
Gagal membuat kesan pada pramusim dengan beberapa penampilan yang seperti kurang bersemangat. Bakayoko harus benar-benar berjuang untuk masuk skuat reguler.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA