#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Opini
Perhatikan! Barca Jangan Gegabah Jual Pemain Muda Bisa Menyesal Belakangan
27 July 2019 10:35 WIB
SAAT ini sedang terjadi penumpukan pemain di skuat FC Barcelona. Setidaknya, ada tiga yang datang tapi hanya satu yang keluar. Frenkie De Jong, Antoine Griezmann, dan Neto. Sedangkan yang keluar hanya Jasper Cillessen. Barca pun terkesan tidak niat menjual pemainnya.

Belakangan, Ivan Rakitic hampir pasti pergi tapi beritanya surut kembali. Waktu terus berjalan jika kondisinya seperti ini terus, Barca akan memulai musim 2019/20 dengan kapal yang penuh sesak. Padahal, dalam pola perekrutan De Jong dan saat masih mengejar Matthijs De Ligt sudah jelas cetak biru klub Katalan ini.

Ya, Barca ingin melakukan peremajaan skuatnya. Visinya, dalam dua-tiga musim ke depan, Barca akan ditopang pemain yang usianya di bawah 28 tahun. Masalahnya, jika tak ditunjang dengan kebijakan transfer yang sinkron, rencana itu akan sia-sia. Sebenarnya, tak sulit untuk mewujudkannya.


Baca Juga :
- Buat Efek Jera, AJI Yogya Minta Kasus Hisham Tolle Diselesaikan di Meja Hijau
- Terungkap, Golovkin Bertarung dalam Kondisi Sakit yang Sudah Sepekan tapi Bisa Menang

Konsistenlah Barca melepas Rakitic, Arturo Vidal, Philippe Coutinho. Rakitic otomatis tergusur setelah kedatangan De Jong. Vidal pun dibeli musim lalu lantaran Barca butuh penguatan di lini tengah dan itu keputusan yang tepat. Sedangkan Coutinho sudah tak tertolong lagi di Barca meski dia belum 30 tahun.

Satu lagi yang tak masalah dilepas adalah Rafinha Alcantara. Meski masih 26 tahun, gelandang asal Brasil itu hampir tak terpakai di musim lalu. Hanya di awal-awal musim saja.

Melepas tiga pemain itu plus Rafinha sudah bisa memberikan dampak besar. Rencana peremajaan Barca bisa berjalan.

Apalagi, pelatih Ernesto Valverde sudah memberikan sinyal kalau Malcom akan diberi menit bermain lebih jika Coutinho pergi. Sebenarnya, sudah ada yang mau membeli Malcom dengan harga balik modal. Untungnya, Barca tak buru-buru melepas winger 22 tahun itu. Banyak sepakat kalau Malcom sejatinya punya kemampuan yang hebat. Tinggal diberikan kesempatan saja.

Perhatikan! Barca jangan gegabah menjual pemain muda agar tak menyesal belakangan. Lepas saja yang sudah 30 tahunan agar memberi ruang bagi para talenta muda. Lihat saja Paco Alcacer yang dilepas Barca ke Borussia Dortmund tahun lalu. Dipinjamkan lalu dipermanenkan.

Jika Alcacer dipulangkan, tentu Barca tak pusing mencari pelapis dan pengganti untuk Luis Suarez. Alcacer lepas dan Munir El-Haddadi tak bisa memenuhi ekspektasi Barca. Jadilah Suarez striker tunggal. Cari striker murni tapi yang didapat malah Griezmann yang posisinya sedikit berbeda.

Ada pula Riqui Puig yang bisa dijadikan contoh kasus tapi seharusnya ini bisa diantisipasi. Sesaknya pemain di lini tengah membuat Puig dipastikan bakal luar biasa sulit mendapatkan menit bermain. Padahal, Puig punya kemampuan identik dengan Andres Iniesta. Wacananya, Puig akan dipinjamkan.

Tidak pernah ada sejarahnya Barca meminjamkan pemain lalu diambil lagi untuk dipakai. Biasanya, peminjaman itu adalah langkah awal kepergian seorang pemain secara permanen. Banyak sekali contohnya. Alcacer, Andre Gomez, Denis Suarez, Marc Cucurella, Paulinho, dan lain-lain.

Di luar sana, Puig akan melihat ternyata di klub lain dia sangat dibutuhkan di skuat reguler. Tak perlu menanti bermusim-musim, sudah bisa bermain rutin. Cegahlah pemain 19 tahun itu berpikiran demikian dengan cara menahannya keluar dan beri menit bermain yang minimal sama dengan musim lalu.


Baca Juga :
- Terbukti! Mourinho Hanya Butuh Tiga Laga untuk Memprediksi Hasil MU dan Benar
- Pemain Asal Jepang Ini Hanya Sebulan di Malaga, Sekarang Menganggur, Ini Alasannya

Itulah perlunya Barca melepas para pemain tadi. Saat keempat pemain (Rakitic, Coutinho, Vidal, dan Rafinha) itu tak ada di Ciutat De Joan Gamper, Valverde secara psikologis akan enak memberi kesempatan kepada Malcom, Puig, dan tentu saja Ousmane Dembele. Pemain ini memang inkonsisten dan bermasalah dengan kedisiplinan tapi tak ada yang meragukan kemampuannya.

Secara alamiah, para penggawa macam Suarez, Lionel Messi, Sergio Busquets, Jordi Alba, dan Gerard Pique akan menua dan pergi satu-persatu. Saat itulah fondasi Barca sudah jadi yang berkekuatan pemain yang berada di puncak performa. Itu tak sulit diwujudkan dan upaya itu bisa dimulai dari sekarang. Visca Barca!

BERITA TERKAIT

D
BarC4!
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA