#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Seperti Apa Sih Mekanisme Pelatnas Tim eSports Indonesia untuk SEA Games 2019?
31 July 2019 18:50 WIB
JAKARTA – Ada yang berbeda di SEA Games 2019 nanti. Ya, di pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara akhir tahun ini, akan ada cabang olahraga baru yang dipertandingkan. Cabang olahraga baru tersebut adalah eSports.

Dan di SEA Games 2019 nanti, eSports akan menjadi cabang olahraga yang mempertandingkan medali. Tidak seperti di Asian Games, di SEA Games, eSports tidak perlu menjalankan proses eksebisi (pengenalan) terlebih dahulu.

Di SEA Games, akan ada 6 gim yang dipertandingkan untuk cabor eSports. Gim tersebut adalah Dota 2, Hearthstone, Starcraft 2, Mobile Legends, Arena of Valor dan Tekken 7.


Baca Juga :
- Preview Cina U-23 vs Indonesia U-23, Uji Kekuatan Timnas SEA Games
- Soal Dana Swadaya, CdM SEA Games Minta Cabor Tenang

Indonesia pun menggelar seleksi nasional lewat turnamen-turnamen yang digelar oleh Indonesia eSports Association (IeSPA), seperti Indonesia eSports National Championship (IENC), untuk gim Dota 2, Mobile Legends dan Tekken 7 serta Piala Presiden eSports 2019 beberapa bulan lalu untuk gim Mobile Legends.

Tim-tim pemenang IENC dan Piala Presiden eSports berhak masuk ke dalam pelatnas untuk SEA Games 2019. Namun, ada yang berbeda dari proses pelatnas cabor eSports.

“Jadi, kita berbeda dengan pelatnas-pelatnas olahraga tradisional,” ucap Eddy Lim selaku ketua umum IeSPA saat dihubungi oleh Topskor.id.

“Jadi memang kalau olahraga tradisional, seperti sepak bola, pelatnas dan seleksinya itu kan pemain-pemain dari seluruh Indonesia biasanya dikumpul di satu tempat, kemudian diseleksi. Nah kalau kita berbeda.”

“Kalau kita, dari tim-tim yang lolos ke pelatnas, kita bisa lepas mereka ke bootcamp timnya masing-masing untuk para atlet latihan,” tambahnya.

Lantas, proses pelatnas eSports untuk SEA Games 2019 akan berjalan dari dan sampai kapan? “Pekan ke-3 Agustus itu adalah awal proses pelatnas, itu karena awal September kita sudah harus submit nama ke Filipina,” ungkap Eddy. “Kemudian lanjut proses pelatnas sampai mendekati hari H,” tambahnya.

Dari berbagai serangkaian seleksi, memang ada beberapa tim yang berhak masuk ke pelatnas cabor eSports untuk SEA Games 2019. Jika di nomor Hearthstone dan Starcraft 2, IeSPA langsung memilih tanpa ada kualifikasi, berikut tim yang lolos ke pelatnas SEA Games 2019 cabor eSports. ***

Tim-tim / Gamer yang Lolos ke Pelatnas SEA Games 2019:

Dota 2:

  • EVOS eSports (Juara IENC 2019)
  • PG.Barracx (Runner up IENC 2019)
  • Freak eSports (Juara IENC Regional 2019)
  • Team Binus University (Juara Indonesia eSports League (IEL): University Series 2019)
Mobile Legends:

  • EVOS eSports (Juara IENC 2019)
  • Victim eSports (Runner up IENC 2019)
  • Team Pecah Utak (Juara IENC Regional 2019)
  • Team Binus University (Juara Indonesia eSports League (IEL): University Series 2019)
Tim dari Piala Presiden eSports 2019 (permintaan khusus Kemenpora):

  • ONIC eSports (Juara Piala Presiden eSports 2019)
  • Louvre eSports (Runner up Piala Presiden eSports 2019)
  • Rex Regum Qeon (Peringkat ketiga Piala Presiden eSports 2019)
Tekken 7:

  • Muhammad Adriyansyah ‘SoG | Meat’ Jusuf (Juara IENC 2019)
  • Anthony ‘tj’ (Runner up IENC 2019)
Hearthstone:

  • Hendry ‘Joth703’  Handisurya
  • Rama Ariangga ‘DouAhou’ Akbar

Baca Juga :
- Harapan Erick Thohir untuk Raja Sapta Oktohari dan Regenerasi KOI
- Raja Sapta Oktohari Terpilih Sebagai Ketua KOI Secara Aklamasi

Starcraft 2:

  • Emmanuel 'QuanTel' Enrique
  • Dani Bondan 'Deruziel' Lukman
Arena of Valor: IeSPA akan menunjuk siapa saja yang juara di ajang AOV National Championship (ANC) Season 3

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA