#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Tuduh Man. City Diuntungkan Faktor Finansial, Liverpool Justru Lebih Boros
03 August 2019 15:14 WIB
MANCHESTER – Manchester City FC dengan tegas menolak klaim pelatih Liverpool FC Juergen Klopp bahwa mereka dalam “dunia fantasi”. Menurut The Citizens, yang terjadi adalah sebaliknya. Statistik justru memperlihatkan The Reds lebih banyak melakukan transfer pemain dan menghabiskan dana besar untuk membayar jasa para agen pemain.

Klopp sepertinya ingin memanaskan suasana jelang duel Community Shield kedua tim di Wembley, Minggu (4/8). Dia mengklaim The Reds tak mungkin bersaing dengan kekuatan finansial Man. City, yang bersama FC Barcelona, Real Madrid CF, serta Paris Saint Germain (PSG) FC rutin membelanjakan 200-300 juta paun di bursa transfer.

Intinya, pelatih asal Jerman itu mengisyaratkan Man. City dan tiga klub elite Eropa itu bisa kapan saja sukses karena didukung dana melimpah. Tak pelak pernyataan Klopp -termasuk di situs resmi Liverpool- membuat gempar kubu Etihad. Tak lain karena justru The Reds yang unggul di hampir setiap lini depan pada dua musim terakhir.


Baca Juga :
- Liverpool Perpanjang Kontrak Hingga 2023, Chamberlain Ingin Menebus Waktu yang Hilang
- Liverpool Vs Arsenal, Usaha Pecahkan Rekor Chelsea 9 Tahun Lalu

Chief Operating Officer Man. City, Omar Berrada menepis pernyataan Klopp beberapa hari sebelum duel di Wembley. "Kami agak terkejut dengan apa yang dikatakan Coach Juergen (Klopp)," kata Berrada, seperti dikutip The Sun.

Berrada melanjutkan: “Saya tidak tahu mengapa ia membuat komentar ini.  Saya tidak tahu mengapa ia dan Liverpool begitu peduli pada klub lain. Kenyataannya adalah bahwa semua klub papan atas berinvestasi sesuai kebutuhan mereka. Mengatakan kami, PSG, Real Madrid, dan Barcelona selalu berinvestasi 200 juta paun itu keliru. Kami tidak melihat apa yang dilakukan oleh orang lain.” 

Intensitas pengeluaran Man. City di bursa transfer memang melambat dalam beberapa tahun terakhir. Musim panas ini mereka hanya belanja kurang dari 70 juta paun untuk mendatangkan gelandang Rodri Hernandez dan bek Angelino. Tahun lalu pun Pep cuma menghabiskan 60 juta paun saat merekrut winger Riyad Mahrez dari Leicester City FC.

Mahrez adalah satu-satunya wajah baru di Etihad selama musim panas 2018. Pada Januari 2018, City hanya merekrut bek tengah Aymeric Laporte seharga 57 juta paun. Hingga kini mereka jadi satu-satunya rekrutan senior Guardiola dalam tiga jendela transfer sebelumnya. Direksi Man. City percaya bahwa mereka memiliki strategi transfer yang jelas untuk beberapa tahun mendatang.

Musim lalu, pengeluaran bersih Klopp untuk transfer pemain mencapai 140 juta paun – sangat besar jika dibandingkan pengeluaran total The Citizens 20 juta paun. Dan, pengeluaran transfer bruto The Reds ternyata yang tertinggi kelima di dunia sepak bola, sementara City yang juara Liga Primer dua musim terakhir, berada di luar 25 besar.

Klopp memecahkan rekor dunia transfer 75 juta paun untuk bek Virgil van Dijk pada Januari 2018. Kemudian, kiper Alisson Becker senilai 67 juta paun musim panas lalu. Lalu, dalam hal tagihan upah, berdasarkan data terbaru Deloitte, The Reds menghabiskan 264 juta paun untuk menggaji para pemainnya. Itu kedua tertinggi di Liga Primer, setelah Manchester United (296 juta paun).

Sementara itu, City hanya terpaut sedikit di belakang Liverpool, mencapai nilai 260 juta paun. Liverpool juga menduduki posisi puncak daftar biaya agen setelah membayar 44 juta paun, dibandingkan dengan Man. City yang hanya 24 juta paun.*NURUL IKA HIDAYATI


Baca Juga :
- Kualitas Crossing De Bruyne seperti Dua Gelandang Legendaris Inggris
- Bigmatch Liverpool Vs Arsenal Dipimpin Wasit Anthony Taylor

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA