#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Perpaduan Olahraga dan Budaya Harmonisasikan Gowes Nusantara Palembang
04 August 2019 23:39 WIB
PELMBANG - Pelaksanaan Gowes Nusantara 2019 di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (04/08/2019) pagi, berlangsung meriah. Seluruh peserta yang hadir di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) pun bersuka cita terhadap hadirnya salah satu program unguulan Kemenpora itu. 

Kegiatan dibawah payung Ayo Olahraga dengan tagline "Ayo Bergerak, Dimana Saja, Kapan Saja dan Bersama Siapa Saja" itu, dibuka dengan senam Poco-poco olahraga dan senam Gowes Nusantara. 

Kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menampilkan berbagai pertunjukan yang juga tidak kalah menghiburnya. Di antaranya, yaitu harmoni angklung, tari kreasi dari Dinas Kebudayaan Kota Palembang dan berbagai tarian ikut ditampilkan.


Baca Juga :
- Menaker Hanif Dhakiri Ditunjuk Sebagai Plt Menpora
- POMNAS 2019 Resmi Dibuka!

Mengambil start di pelataran BKB dengan jarak tempuh sejauh 22 Km, melintasi Jalan Merdeka-Jalan Kapten A Rivai-Simpang Charitas-Jalan Sudirman melintasi Jembatan Ampera dan finish kembali di BKB, secara resmi dilepas Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga di Kemenpora, Samsudin.

Dalam sambutannya, Samsudin sangat mengapresiasi animo peserta dan masyarakat terhadap kegiatan yang digagas oleh Kemenpora itu. Sebab, selain mampu mendongkrak kesadaran warga untuk berolahraga dan bergerak, apa pun jenis olahraganya, dinilai mampu meningkatkan roda perekonomian serta destinasi wisata.

Selain membuat badan sehat dan bugar, melalui Gowes Nusantara ini juga berfungsi untuk mengeratkan hubungan sosial serta memberikan pesan persatuan. Masyarakat Indonesia, meski berbeda golongan, kelompok agama, ras, suku namun tetap bersama, bersaudara dan diyakini bisa disatukan lewat bersepeda. 

“Hidupkan terus berolahraga, sebab juga bisa meningkatkan kesehatan, kebugaran dan kesejahteraan masyarakat,” katanya. 


Baca Juga :
- Menpora Imam Nahrawi Mundur, Acara Pamitan Sudah Digelar
- KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka

“Apabila masyarakat sehat, akan aman, sentosa, kreativitas juga ikut muncul. Saya berharap kegiatan yang sudah berjalan tiga tahun (di Palembang) ini, selanjutnya bisa terus berjalan setiap tahunnya. Olahraga di Palembang tidak boleh berhenti dan harus terus bergerak dan meningkat,” imbuhnya.
 
Hadir dalam kesempatan tersebut yakni Kajasdam Kodam II Sriwijaya, Kol. Inf. M. Arif Suryandaru, Kapolresta Palembang Kombes. Pol Didi Hayamarsyah, Dandim 0418 Letkol Inf. Honi Hafana, Kadispora Prov. Sumsel Ahmad Yusuf, Kadispora Kota Palembang Ahmad Zazuli.

Kemudian disampaikan Ahmad Zazuli, tema Becindo yakni Bekereto (bersepeda), Becerito (bercerita dan Bercando (bercanda)  dipilih dalam program ini lantaran memiliki pesan khusus. Menurutnya, olahraga atau dalam hal ini bersepeda, harus dilakukan dengan hati yang senang, riang, bersahabat dan bersaudara dengan sekitar.
 
Selain itu, masih dikatakannya lagi, menjamurnya komunitas sepeda serta tingginya antusias generasi muda terhadap olahraga bersepeda, merupakan aset yang harus dikelola, dibina dan dikembangkan. Sehingga, masyarakat aktif bergerak, berolahraga dan mampu mengangkat nama daerah.
 
"Kegiatan ini diharapkan dapat memupuk rasa kebersamaan dalam kemajemukan yang dimiliki, sehingga menjadi kekuatan sosial dan modal berharga untuk membangun Palembang dan Indonesia harmonis," katanya.
 
“Kami bersyukur pelaksanaan berjalan lancar, sesuai target peserta, yang ada ini sesuai pendaftaran sebanyak 3500, tapi banyak juga yang hadir di luar itu. Sehingga bisa dilihat jika banyak sekali yang ikut ambil bagian. Kami berharap olahraga di Palembang bisa terus maju, minimal masyarakatnya sehat dan bugar serta dilakukan mandiri,” Zazuli mengakhakhiri.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA