#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bruce Yakin Bisa Raih Kepercayaan Suporter Newcastle
05 August 2019 14:48 WIB
NEWCASTLE - Steve Bruce mengakui kini dirinya mungkin akan “berada di rumah sakit jiwa” jika menanggapi semua kontra dan kritik atas penunjukkannya sebagai pelatih Newcastle United FC. Pria 58 tahun itu bersikeras dirinya bukanlah pelatih “dinosaurus” atau kuno. Namun ia percaya kelak bisa meraih kepercayaan suporter The Magpies.

Bruce antusias menjalani pekan pertamanya di tempat latihan di Tyneside. Ia juga meyakinkan para penggemar Newcastle bahwa pemilik klub, Mike Ashley, terus bekerja keras untuk mendukungnya di bursa transfer dengan mendatangkan banyak pemain baru. Satu yang pasti, walau memakai gaya sepak bola lama, Bruce memastikan timnya bakal tetap agresif.

“Saya harus memenangkan dukungan dan tantangan meraih kesuksesan bersama tim ini. Mereka memberi saya label dengan ‘dinosaurus’, bahwa saya ini sangat kuno. Kami memainkan tiga bek di belakang di Crystal Palace FC 20 tahun lalu, dan saya salah satu pemain generasi itu. Saya pikir tak ada yang salah dengan gaya kuno.”


Baca Juga :
- Martial Lebih Cepat dalam Menorehkan 50 Gol
- Man. City Diminta Segera Duetkan Bernardo dan De Bruyne

Di tengah-tengah ancaman tentang boikot oleh penggemar pada laga pembuka melawan Arsenal FC, Bruce mengatakan: "Bisa saja itu hanya embusan angin lalu. Tempo hari saya melihat demo yang hanya diikuti 12 orang. Saya yakin di pertandingan pertama, mereka (para penggemar) akan berada di belakang kami.”

“Saya tahu banyak orang tak bisa menerima saya tetapi saya telah melakukan pekerjaan ini dengan baik dalam 20 tahun terakhir dan pengalaman saya akan menjadi sangat penting untuk Newcastle. Saya bisa saja menolaknya dan tidak mencobanya, tetapi saya tidak akan bisa menolak Newcastle. Newcastle tidak pernah meninggalkan hati saya.”

Bruce kini menjadi pelatih bagi tim-tim rival di Birmingham, Sheffield, dan Timur Laut Inggris: "Ayah saya dulu sering mengatakan saya gila. Itulah yang terjadi. Saya telah bekerja di tiga kota untuk klub-klub saingan. Betapa beruntungnya saya masih bekerja setelah 20 tahun, untuk beberapa tahun lagi. Saya senang bisa pulang ke Newcastle.”

“Jika hasilnya sesuai dengan keinginan Anda dan hasilnya positif, semuanya baik-baik saja. Ketika Anda menentangnya, Anda membutuhkan dukungan itu. Penggemar Newcastle akan ada di sana “(di St James’ Park), bersorak untuk tim mereka, tak pernah tergoyahkan dalam dukungan mereka, ketika musim baru dimulai.”

Tiga Bek

Dari komentarnya di atas, Bruce mengisyaratkan akan bermain dengan tiga bek tengah di pertahanan, sementara pada saat yang sama, juga ingin memperkuat opsi sayap belakangnya. Sejauh ini Bruce mengaku senang dengan trio gelandang tengah yang jadi pilihan pertamanya: Jonjo Shelvey, Sean Longstaff, dan Isaac Hayden.

Target Bruce adalah memainkan gaya menyerang yang lebih berani daripada Benitez, berusaha menghindari zona dan maju ke 10 besar. Dia juga menolak “membuang” kompetisi domestik, yang gagal diprioritaskan Benitez sebelumnya. Tantangan lainnya, berusaha melibatkan si bos, Ashley dalam setiap aktivitas pemain di kompleks latihan.

Meski berpendapat telah mewarisi skuat yang solid dari Benitez, Bruce menilai mereka masih butuh suntikan kecepatan di sektor sayap, bahkan setelah klub memecahkan rekor transfer atas nama Joelinton senilai 40 juta paun, disusul dengan Miguel Almiron, mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Salomon Rondon dan Ayoze Perez.

Setidaknya, Bruce masih ingin menambahkan satu dari dua pemain incaran mereka dari posisi striker. Sejauh ini Newcastle berharap segera memboyong Allan Saint-Maximin dari Nice dengan nilai 17 juta paun. Stanley N’Soki dari PSG adalah opsi Bruce untuk bek sayap kiri. Selebihnya, Bruce puas dengan materi lini pertahanan dan lini tengah.***NURUL IKA HIDAYATI


Baca Juga :
- Tim Papan Atas Liga Primer Patut Anggap Wolves Ancaman Serius
- Kroenke Tegaskan Arsenal Bakal Agresif Merekrut Pemain

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA