#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Ini Aku Beto
07 August 2019 15:21 WIB
JAKARTA - Pelatih timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri menyaksikan pertandingan pekan ke-12 Liga 1 2019 antara Bhayangkara FC melawan Madura United di Stadion Madya, Senayan, Senin (5/8) lalu. Pelatih asal Sumatera Barat itu mengaku datang bersama pelatih kepala timnas Indonesia, Simon McMenemy dan Presiden Lechia Gdansk, Adam Manziara.

Indra datang ke Stadion Madya tempat Bhyangkara FC bertanding dengan Madura United tentu bukan tanpa sebab. Ia mengatakan dirinya datang  untuk memantau dua pemainnya yang bermain di timnas U-23: Nurhidayat Haji Haris (Bhayangkara FC) dan Syahrian Abimanyu (Madura United).

Bukan hanya itu, eks pelatih Bali United itu, sekaligus memantau striker senior yang akan ia masukkan dalam skuat SEA Games 2019 di Filipina pada November mendatang. Seperti diketahui, dalam SEA Games mendatang setiap negara boleh mendaftarkan lima pemain di atas usia 22 tahun untuk entry by name, meski nantinya hanya dua pemain senior yang bisa tampil dalam kejuaraan tersebut.


Baca Juga :
- Komentar Pelatih Timnas U-22 Myanmar Usai Lolos ke Semifinal SEA Games 2019
- Ditangani Pelatih Bulgaria, Ini Daftar Pemain Timnas U-22 Myanmar

“Hampir setiap pertandingan liga semua pelatih datang ke daerah melihat pertandingan. Kebetulan Abi (Syahrian Abimanyu) main terus, Nurhidayat main juga di Bhayangkara FC. Terus saya juga mau lihat pemain senior yang untuk striker kami," kata Indra.

Dugaan kuat penyerang senior yang dipantau oleh Indra adalah Alberto "Beto" Goncalves, striker Madura United. Pemain naturalisasi kelahiran Brasil itu memang kerap menjadi langganan untuk mengisi lini depan timnas senior maupun timnas U-23. Kala itu, Beto dipanggil Luis Milla untuk memperkuat timnas U-23 dalam turnamen Asian Games 2018 di Indonesia.

Mendengar kabar dirinya dipantau oleh Indra Sjafri, Beto pun kaget. Beto mengatakan jika siapapun yang membutuhkan dirinya di timnas, ia sangat siap untuk tampil 100 persen.

“Mau coach Indra Sjafri atau coach Simon yang panggil saya, saya tidak akan pernah bermain 50 atau 70 persen. Ini aku Beto, saya selalu siap kalau timnas membutuhkan saya,” ucap Beto.

“Saya datang ke sini hanya untuk membantu Indonesia, negara kita. Jadi untuk main di SEA Games atau di Kualifikasi Piala Dunia 2022 saya siap sekali. Jika pelatih membutuhkan saya, saya selalu siap,” Beto menambahkan.

Sembari menyaksikan pertandingan besar, Indra dan Presiden Lechia Gdansk Adam,berkomunikasi soal nasib Egy Maulana Vikri tampil di SEA Games 2019. Indra mengungkapkan jika Adam memberikan izin kepada Egy untuk tampil dalam ajang tersebut, meski diketahui ajang tersebut tidak masuk dalam kalender FIFA.


Baca Juga :
- Komentar Indra Sjafri Usai Timnas U-22 Indonesia Kalahkan Laos dan Lolos ke Semifinal
- Reaksi Pelatih Timnas U-22 Laos Usai Kalah Telak dari Indonesia

“Presiden Lechia Gdansk memastikan kepada saya jika Egy Maulana Vikri bisa main di SEA Games. Ini tentu karena kedekatan antara federasi (PSSI) dengan Lechia Gdansk. Insya Allah Egy akan memperkuat timnas U-23 di SEA Games nanti,” ucap Indra.

Terlepas dari itu Indra menyebut jika pemusatan latihan (TC) timnas U-23 akan dilanjutkan pada 25 Agustus mendatang di Yogyakarta. Alasan Indra memindahkan TC ke Yogyakarta karena menurutnya di Jakarta akan digunakan timnas U-19 untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 dan timnas Indonesia persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2022.*SUMARGO PANGESTU

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA