#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Mencoba Tridente Barca Produk Pramusim di Amerika Serikat
07 August 2019 14:01 WIB
BARCELONA – FC Barcelona melanjutkan pramusimnya dengan tur ke Amerika Serikat (AS). Di sana, mereka menghadapi SSC Napoli selama dua kali, yakni pada 7dan 10 Agustus. Pertandingan ini akan menjadi tes terakhir pelatih Ernesto Valverde dalam memantapkan strategi sebelum laga perdana La Liga 2019/20 melawan Athletic Bilbao (16/8).

 Eksperimen masih akan dilakukan terutama untuk para pemain baru mengingat sang bintang, Lionel Messi masih belum bisa bergabung. Ikon Barca itu terpaksa tak dibawa ke Amerika karena mengalami cedera betis saat sesi latihan pertamanya. Messi bahkan diragukan tampil ketika menghadapi Bilbao di San Mames pekan depan.

Sejatinya, publik berharap bisa segera melihat kolaborasi Messi, Luis Suarez, dan Antoine Griezmann. Kendati begitu, Valverde bisa mencoba opsi lain di sektor serangnya. Ya, pelatih berusia 55 tahun ini dapat mencoba tridente “made in USA” (trio buatan Amerika) dengan menempatkan Ousmane Dembele, Suarez, dan Griezmann di lini depan.


Baca Juga :
- Prancis Meningkat dari Sisi Teknik
- Pekerjaan Rumah Valverde

Dalam pertandingan melawan Arsenal FC (4/8) dalam ajang trofi Joang Gamper sebenarnya Valverde memiliki kesempatan untuk menurunkan tridente ini. Namun ia memilih memasang Griezmann dan Dembele sebagai starter di depan. Sementara Suarez dimasukan dari bangku cadangan dengan menggantikan Dembele. Striker asal Uruguay itu bahkan langsung mencetak gol kemenangan di injury time.

Jika nantinya Valverde menurunkan trio tersebut maka itu akan menjadi pertama kalinya. Selama pramusim ini Griezmann dan Dembele kerap diduetkan karena Suarez, Messi, maupun Philippe Coutinho masih menjalani liburan usai malakoni Copa America 2019.

Eksperimen ini juga bisa menjadi langkah antisipasi karena kondisi Messi yang ada kemungkinan tak akan tampil di laga pembuka La Liga. Nantinya, Suarez bisa ditempatkan di tengah dan Griezmann serta Dembele di sisi samping. Perlu dicatat, bahwa Griezmann terbiasa bermain sebagai false nine di Atletico Madrid. Jika demikian, maka Suarez bisa bermain melebar ke samping dengan memanfaatkan ruang kosong.


Baca Juga :
- Prancis Bisa Terlempar dari Unggulan Atas
- Barca Buru Pesaing Suarez

Yang pasti, ketiganya dikenal sangat tajam ketika berada di area pertahanan lawan. Suarez dan Griezmann adalah pencetak gol reguler, baik itu di klub maupun di tim nasional. Sementara Dembele beberapa kali menunjukan kapabilitasnya dengan mencetak gol-gol penting.

Musim lalu, jika dikombinasikan, ketiganya memproduski 44 gol. Suarez membukukan 21 gol dari 33 laga di La Liga dan sekaligus menjadi top scorer kedua di bawah Messi. Sementara Griezmann yang tak menjalani musim gemilang menyrangkan 15 dari 37 pertandingan. Sementara Dembele delapan gol dari  29 laga. ***DINI WULANDARI/CR5 DARI BERBAGAI SUMBER

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA