#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Pelatih Persija Julio Banuelos Dapat Ultimatum
08 August 2019 09:24 WIB
JAKARTA - Awan mendung tengah menyelimuti kubu Persija Jakarta. Ibarat pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Kegagalan meraih trofi Piala Indonesia 2018/19, menyisakan kegetiran yang amat mendalam bagi para pemain.

Sebab, kesempatan terbesar untuk kembali berkompetisi di level kontinental, Piala AFC musim depan lewat jalur Piala Indonesia sirna. Kans Persija tampil di Asia sebagai juara Liga 1 musim ini pun terbilang sangat sulit. Tugas para pemain dan pelatih saat ini adalah segera melupakan kegagalan di Piala Indonesia dan bangkit di liga.

Tidak ada istilah tawar menawar lagi. Fokus dan seluruh kemampuan harus dipusatkan pada pertandingan liga. Pasalnya, Persija sudah tertinggal cukup jauh dari para pesaing. Meskipun punya tabungan empat partai tunda, tentu bukan perkara mudah menyapu bersih dengan kemenangan.


Baca Juga :
- Galeri Foto Persija Vs Bali United, Sore yang Menyedihkan
- Persela Andalkan Rafinha, Arema Lupakan Mimpi Buruk di Lamongan

Lima lawan tangguh sudah menanti, dua di antaranya laga tandang di Jawa Timur. Secara beruntun Persija akan menghadapi tim kuat seperti Bhayangkara FC, Madura United, Kalteng Putra, Persebaya Surabaya, dan PSM Makassar.

“Tim pelatih selalu mengevaluasi setiap pertandingan. Dan sekarang sudah selesai di Piala, kami gagal. Kami harus fokus di liga karena tidak ada yang perlu dipikirkan lagi supaya bisa tampil lebih baik lagi ke depannya,” kata Julio.

Lima laga ke depan ini diyakini bakal menentukan nasib Julio Banuelos Saez dan beberapa pemain, termasuk pemain asing. Paling mendapat sorotan tajam adalah posisi Bruno Matos yang belakang dikabarkan memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan striker Persija Marko Simic.

Sebab itu, manajemen Persija, mengatakan siap melakukan evaluasi menyeluruh di dalam tim memasuki putaran kedua mendatang. “Ya, jika empat pertandingan gagal, bisa kami evaluasi. Kalau Eduardo, dia bertanggung jawab di Akademi, kami berdayakan,” kata CEO Persija Ferry Paulus.

Lebih lanjut, FP menjelaskan, dalam satu pekan ini tim pelatih dan manajemen akan duduk bersama membicarakan banyak hal. Terutama terkait bongkar pasang pemain demi mendongkrak performa tim di Liga 1. FP menyebut yang paling menjadi perhatiannya saat ini adalah posisi di lini belakang.

“Ya kami sangat rapuh di belakang. Putaran kedua kami coba bawa bek, dan sudah ada beberapa kandidat. Pemain nasional, sudah ada negosiasi,” kata FP. Tidak hanya lokal, pemain asing pun masuk ranah evaluasi.


Baca Juga :
- Pemain Muda PSM Menjawab Kepercayaan, Tirakabo Disikat 2-0
- Cula Badak Akhirnya Makan Korban di Lampung

“Khusus (Steven) Paulle,  kami lihat 2-3 pekan lagi. Jika tidak bisa, pelatih sudah punya alternatif pengganti,” FP melanjutkan. “Yang pasti kami butuh pemain belakang. Lokal ada empat sedang negosiasi, tiga bek, dan satu gelandang. Ada beberapa rekomendasi dari Edu.”***FURQON AL FAUZI

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA