#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Persija Lebih Fokus Menjalani Liga 1
10 August 2019 13:37 WIB
BEKASI - Persija berambisi memperbaiki posisi di klasemen Liga 1 2019. Saat ini Macan Kemayoran berada di zona merah, peringkat ke-17 klasemen sementara. Pelatih Persija, Julio Banuelos Saez mengatakan akan mengakhiri catatan negatif tersebut.

Laga Persija menjamu Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (10/8) sore, ingin dijadikan momentum kebangkitan Macan Kemayoran. “Hasil bagus memang penting, tapi yang paling penting di setiap  pertandingan kami harus membuat tim semakin baik,” kata Banuelos.

“Konsentrasi terpecah di dua kompetisi sebelumnya, jadi itu memakan tenaga. Sekarang kami hanya fokus satu di liga. Dan kami akan mengawali kemenangan di pertandingan besok (hari ini) menghadapi Bhayangkara FC.”


Baca Juga :
- Sudirman Berkesempatan Dipermanenkan Persija, Syaratnya...
- Galeri Foto Persija Vs Bali United, Sore yang Menyedihkan

Anehnya, gelandang asing Persija Bruno Matos tidak dibawa dalam pertandingan menghadapi Bhayangkara FC. Tidak menutup kemungkinan ini karena performa buruk yang ditampilkan oleh pria Brasil tersebut. Lebih dari itu, Matos baru-baru ini mencurahkan kekesalannya  akibat tidak bermain full atau kerap ditarik keluar oleh Banuelos.

Situasi ruang ganti tidak harmonis semakin nyata mengenai unggahan status Bruno Matos di instagram. Meski begitu Banuelos menyangkal. Ia menyebut kondisi tim Persija tidak ada apa-apa dan tidak ada masalah dengan Matos.

“Saya juga tidak punya instagram jadi tidak bisa melihat itu. Dan yang paling penting adalah tim, dia saat ini sudah berusaha untuk membuat pertandingan demi pertandingan lebih baik dan bisa mencapai apa yang kami semua inginkan. Mengenai pilihan pemain, inilah pemain yang fit dan siap. Ini pemilihan pemain terbaik,” ucap Banuelos.

Ramdani pun mengamini apa yang dikatakan Banuelos. Menurutnya saat ini pemain hanya fokus untuk mengembalikan posisi Persija ke papan atas klasemen. Seperti musim lalu, Macan Kemayoran dapat meraih trofi Liga 1 2018.

“Persija tidak membutuhkan pemain, tapi pemain yang membutuhkan Persija. Dan saya lihat dari ruang ganti itu tidak ada masalah sama sekali, yang kami fokuskan adalah memperbaiki posisi Persija untuk kembali berada di papan atas. Kami tidak pernah berpikir satu pemain atau dua pemain dan kami hanya berpikir bagaimana sekarang Persija harus sudah ada berada di papan atas,” kata Ramdani.

Bisa dibilang perjalanan Bhayangkara FC hampir sama dengan Persija. Dalam lima pertandingan terakhirnya The Guardians, julukan Bhayangkara, hanya mampu meraih satu kemenangan, sisanya tiga kekelahan dan satu kali imbang. Terkhir mereka harus puas mengantongi satu poin saat menjamu Madura United di kandang di Stadion Madya, Senayan, dengan skor 1-1.

Pelatih Bhayangkara FC Angel Alfredo Vera mengatakan jika masalah pada timnya ada pada penyelesaian akhir. Menurutnya dalam setiap pertandingan timnya bisa menguasai pertandingan dan banyak menciptakan peluang. Tapi peluang itu gagal tercipta menjadi gol. Pelatih asal Argentina itu mengaku sudah memperbaikinya dan saat ini tim besutannya sudah sangat siap.

“Semua pertandingan beda tergantung motivasi dari kedua tim, saya tidak tau apa yang membuat mereka seperti ini yang penting sekarang kami kerja keras bisa dapat tiga poin. Yang penting kami harus fokus dan melakukan apa yang sudah dipersiapkan dengan baik. Masalah mental (pemain Persija) kami tidak tahu. Yang penting mental kami sudah baik,” kata Alfredo Vera.


Baca Juga :
- Persela Andalkan Rafinha, Arema Lupakan Mimpi Buruk di Lamongan
- Pemain Muda PSM Menjawab Kepercayaan, Tirakabo Disikat 2-0

“Persija tim juara, terakhir kemarin sampai ke final itu artinya mereka bagus. Mereka punya pemain yang bagus juga. Mungkin situasi saja yang membuat mereka berada di bawah, tapi saya akan waspadai karena mereka tim yang bagus,” ucap Alfredo Vera.***SUMARGO PANGESTU

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA