#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Pesut Etam Mengilap, PSM Tidak 100 Persen
12 August 2019 10:49 WIB
SAMARINDA - Borneo FC melanjutkan tren tak terkalahkannya di laga pekan ke-13 Liga 1 2019. Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (10/8), Borneo FC menaklukan jawara Piala Indonesia 2018/19, PSM Makassar dengan skor 2-0. Hasil ini menjadikan Pesut Etam mencatat tujuh laga tak terkalahkan.

Tiga poin dari PSM juga sekaligus memutus puasa kemenangan Borneo FC yang di tiga laga sebelumnya hanya mampu mencatat tiga hasil imbang. Masing-masing 1-1 lawan Perseru Badak Lampung FC di Lampung serta bermain 2-2 pada laga tandang melawan Persela dan saat menjamu PSS Sleman.

Tambahan tiga poin usai menaklukkan Juku Eja membuat tim dengan warna kebesaran oranye ini menempati peringkat keenam. Dari 11 pertandingan yang sudah dijalani, Borneo FC mencatat lima kemenangan, empat kali imbang dan dua kali kalah.


Baca Juga :
- Persebaya Lebih Fresh
- Kapolri Jadikan Pemain Bhayangkara FC Menjadi Agen Khusus, Menpora Mengapresiasi

Bertanding di hadapan publik sendiri, Borneo FC tampil dengan beberapa pemain pilarnya yang di laga lawan PSS sebelumnya harus absen. Dua stopper Javlon Guseynov dan Wildansyah kembali menempati tembok pertahanan Borneo FC. 

Juga ada Wahyudi Hamisi yang sebelumnya absen karena kartu merah di laga lawan Persela Lamongan. Tambahan kekuatan ini membuat Borneo FC lebih kokoh dan solid.

Sedangkan sang tamu yang baru saja menjuarai Piala Indonesia harus berlaga tanpa beberapa pilarnya. Wiljan Pluim hingga striker Eero Markkanen tidak ada dalam skuat di laga kali ini.


Baca Juga :
- Madura United Keluarkan Rp18,4 Miliar Hanya untuk DP 31 Pemain
- Liga 1 2020 Resmi Diluncurkan

“Hadirnya dua pemain yang sempat absen di laga sebelumnya membuat pertahanan kami lebih kuat. Ini bagus untuk kami karena tetap dapat menjaga posisi di klasemen,” kata pelatih Borneo FC, Mario Gomez. Dia mengakui jika PSM adalah lawan yang bagus karena memang memiliki kualitas mumpuni dengan bukti baru saja tampil sebagai juara Piala Indonesia 2018.

Sedangkan Darije Kalezic mengaku skuatnya tidak dalam performa terbaik. “Kami hanya bermain baik di awal pertandingan, dan setelah itu menurun. Ini karena memang pemain tidak dalam kondisi 100 persen,” ucap Darije Kalezic.*SRI NUGROHO

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA