#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
21 Negara Ikuti Tiga Kejuaraan Internasional PB Perbakin
14 August 2019 19:40 WIB
JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (PB Perbakin) menggelar tiga kejuaraan internasional sekaligus. Kejuaraan tersebut adalah South East Asia Youth Training Camp Air Rifle (15-22 Agustus), 1st Indonesia Shooting Championship Open Tournament dan 43 South East Asia Shooting Championship/SEASA (18-27 Agustus ), di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta.

Ajang ini dijadikan wadah untuk mempersiapkan atlet di ajang SEA Games 2019 dan sambil melihat kekuatan negara tetangga. Sampai di mana prestasi yang mereka buat, sehingga mampu melecut dan memotivasi atlet-atlet Indonesia. Dengan demikian, atlet Indonesia terbiasa belajar dengan atlet internasional.

Nantinya, kejuaraan ini akan diikuti sekitar 21 negara yang melibatkan hampir 400 atlet dan ofisial. Sebanyak 11 negara Asia Tenggara akan terlibat di kejuaraan SEASA dan 10 negara berpartisipasi dalam Indonesia Open.


Baca Juga :
- Persaingan Karate di SEA Games Merata, Tuan Rumah Pasti Diunggulkan
- Ini Target Indonesia di eSports SEA Games 2019

Negara yang sudah memastikan tampil di SEASA, yakni Singapura, Hong Kong, Macau, Malaysia, Vietnam, Thailand, Timor Leste, Filipina, Myanmar, Indonesia dan Taiwan.

Sedangkan peserta Indonesia Open, yaitu Australia, Kazakhstan, Sri Lanka, Korea, Nepal, Jepang, China, Tajikistan, Banglades dan Kuwait.

Semua cabang menembak yang dilombakan dalam SEA Games akan dimainkan dalam kejuaraan internasional yang digelar Perbakin. Kemudian atlet yang ikut terdiri atas atlet Perbakin dan anggota TNI-Polri.

Ketua Harian PB Perbakin, Siswanto, menerangkan bahwa PB Perbakin bertekad untuk mengadakan lebih banyak event lagi, agar ke depannya penembak-penembak Indonesia mendapatkan banyak jam terbang.

“Jadi kita mengadakan tiga kegiatan penting dalam Agustus ini. Ketiga ajang ini saling mendukung, dan kita bertekad akan membuat banyak event agar setiap bulan bisa terus bertanding dan tidak hanya berlatih saja,” ucap Siswanto.

Selain itu, Siswanto juga menjelaskan terkait kebutuhan pelatih asing guna meningkatkan kualitas para atlet. Indonesia sekarang ini kekurangan pelatih lokal yang bersertifikat internasional. Padahal, kebutuhan pelatih berkualitas sangat penting.


Baca Juga :
- Ada Kemungkinan Wakil eSports SEA Games Tidak Semuanya Berangkat, Begini Tanggapan IeSPA
- PB Perbakin Jalin Kerja Sama dengan Timor Leste

“Termasuk, kita disuruh Pak Ketum untuk mencari pelatih asing terbaik, dan kita sudah dapat. Satu untuk nomor Pistol, yakni berasal dari Bulgaria dan Air Rifle dari Iran. Semua ini yang puncaknya untuk SEA Games,” ungkapnya.

“Sekali pun untuk SEA Games ini kita hanya punya waktu enam bulan, kita harap ada perbaikan dengan pelatih asing. Kita harap untuk tahun depan, pelatih bisa bagus dan ada kemajuan, maka akan kita kontrak." ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA