#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Arema FC Perkenalkan Apparel Baru, Pasca tak Lagi Gandeng Munich X
14 August 2019 21:13 WIB

MALANG – Mengejutkan akhirnya kerjasama Arema FC dengan  apparel mereka, Munich X dari Catalan, Spanyol, hanya seumur jagung atau hanya delapan bulan lebih enam hari saja, sejak terjalin Rabu (09/01/2019) lalu, Pasalnya di kantor tim, Jalan Mayjend Panjaitan 42 Kota Malang, Rabu (14/08/2019) sore, manajemen memperkenalkan jersey barunya produk mereka sendiri, yang menurut informasi sumber non-formil tim, apparel tersebut bernama Singo Edan Apparel.

Bahkan jersey baru tersebut akan langsung digunakan pertamakalinya oleh Hamka Hamzah dan kawan-kawan pada laga pekan  ke-13 Kompetisi Liga 1 2019, Kamis, 15 Agustus 2019 sore, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, ketika Arema FC menjamu Persebaya Surabaya. Padahal sejatinya kerjasama dengan perusahaan sportswear milik Xavier Berneda dan David Bernerda itu berdurasi semusim senilai Rp2,5 miliar.

“Intinya Arema memang memilih membuat sendiri apparel untuk sisa 22 pertandingan  Liga 1 musim 2019 ini, setelah 12 laga sebelumnya masih bersama Munich X. Kami setelah berdiskusi, termasuk dengan teman-teman bisnis, mengenai keuntungan, dan kerugian, termasuk kemudahannya, kami memutuskan memroduksi apparel sendiri. Soal nama apparel itu nanti saja sebelum lawan Pesebaya kami umumkan dan perkenalkan. Tentu ini akan menghidupkan bisnis baru bagi klub. Tanpa kerja sama dengan apparel tertentu, Arema akan mengelola produksi hingga penjualannya,” jelas m,anajere tim Arema FC,  Ruddy Widodo, tanpa menjelaskan penyebab kerjasama dengan  apparel Munich X terhenti di tengah jalan.

Namun kuat dugaan karena tingkat kehadiran penonton dalam enam laga home Arema FC tak sesuai harapan Munich X. Enam laga kandang terakhir Arema FC hanya mencatat angka total 86.666 orang atau rata-rata 14.444 orang per laganya. Saat menjamu Persib Bandung, Bhayangkara FC, Perseru-Badak Lampung, Persipura Jayapura, TIRA-Persikabo, dan Persela Lamongan. Kabarnya pihak  Munich X berharap angka rata-rata antara di atas 20 ribu hingga 30 ribu.

“Tahun ini kami membuat terobosan luar biasa. Salah satunya, bekerja sama dengan dua apparel dalam semusim. Kami resmi tidak lagi bekerja sama dengan Munich X, dan Arema memilih timing pengenalan jersey lokal sebelum laga melawan Persebaya.  Apparel baru ini sebuah brand baru, dan untuk sepak bola profesional harus begini, salah satunya membuat apparel sendiri, milik sendiri,” timpal Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

 

BERITA TERKAIT

news
__backpacker-nya Top Skor di Jawa Timur dan sekitarnya__(that's one thing you learn in sports, you don't give up and you fight to the finish)
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA