#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Nyaris Juara F1 2019, Hamilton Sebut W10 Butuh Peningkatan
15 August 2019 11:10 WIB
BRACKLEY – Lewis Hamilton yang terlihat sempurna, musim ini, ternyata memiliki aspek yang perlu ditingkatkan seperti kecepatan saat kualifikasi. Pasalnya, kemampuan para rival Mercedes AMG Petronas itu mengalami peningkatan di setiap balapan dan itu bisa membahayakan posisinya.

Sejak memulai karier di Formula 1 (F1), 2007, Hamilton mengumpulkan 87 pole position, di mana yang terbanyak pada 2016 dengan 12 kali lomba dari grid terdepan. Namun, ia merasa kecepatannya saat ini belum cukup mengalahkan para rival yang selalu berusaha mendapat posisi start lebih baik.

“Selalu ada banyak hal yang dapat Anda pelajari dari tiap balapan. Meski pada lomba terakhir saya cukup kuat tapi masih ada area yang seharusnya saya bisa lebih baik misalnya saat kualifikasi yang belum sempurna. Saya harus berusaha lebih keras pada lomba berikutnya,” katanya via Formula1.com.


Baca Juga :
- Pembalap F1 Ini Belajar dari Vettel
- Saling Sodok di F1 GP Jerman

Jika dibandingkan dengan hasil pada lomba, performa Hamilton saat kualifikasi memang tidak terlalu baik. Misalnya dalam Grand Prix (GP) Hungaria, Sabtu (3/8), di mana ia hanya menempati posisi ketiga dengan 1 menit 14,796 detik atau berjarak 0,224 dari Max Verstappen yang meraih pole position ketika itu.

Tetapi, pria asal Inggris itu berhasil membalas dengan kemenangan saat lombaan, Minggu (4/8). Pria 34 tahun itu meyakini, W10 punya potensi yang belum sepenuhnya dikeluarkan. “Secara keseluruhan, kecepatan kami bagus. Itu merupakan sesuatu yang saya sukai karena kami masih memahami mobil,” kata Hamilton.

Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan karena ia tampil cepat di Hungaria dan menyalip Verstappen untuk merebut kemenangan. Hasil ini nyaris membawanya ke tangga juara dunia F1 2019. Meski begitu, ia tak ingin jemawa dan akan tetap berjuang demi mendulang lebih banyak poin pada paruh kedua musim ini.

“Saya akan selalu memakai pendekatan yang sama terjadap lomba, fokus pada satu (agenda) yang terdekat,” kata Hamilton yang kini memimpin klasemen dengan 250 poin atau unggul 62 angka dari rekan setimnya, Valtteri Bottas. Adapun posisi ketiga dihuni Verstappen yang tertinggal 69 angka darinya.

Keinginan untuk terus meningkatkan kecepatan karena Hamilton menganggap Red Bull Racing memiliki progres yang signifikan. Hal itu terlihat pada dua lomba terakhir, GP jerman dan Hungaria. Verstappen mampu tampil cepat dan itu memberikan tantangan besar bagi Hamilton untuk terus menjaga fokus.

“Benar-benar menyenangkan melihat yang ditampilkan Red Bull. Terlebih setelah periode di mana semua orang bicara hal negatif tentang olahraga ini. Tiba-tiba ada kemajuan pesat dari Red Bull dan (mesin) Honda. Pertarungan kami saat ini makin bagus dan sepertinya bertahan hingga putaran terakhir,” kata Hamilton.


Baca Juga :
- Duo Haas F1 Dukung Kebijakan Pengisian Bahan Bakar Kembali ke Formula 1
- Ini Deretan Wanita Cantik Korban Asmara Lewis Hamilton

Tahun ini jadi pembelajaran bagi Red Bull yang baru pertama bekerja sama dengan mesin asal Jepang, Honda. Dua kemenangan yang telah diraih Verstappen menunjukkan bahwa kolaborasi mesin dengan sasis RB15, semakin cocok. Hamilton pun menegaskan bahwa tim asal Austria itu memiliki kecepatan yang bagus.

“Pertarungan ketat akan kembali terjadi pada putaran berikutnya, walau sirkuit memiliki karakter cepat. Kami memiliki mesin yang lebih baik di Sirkuit Monza, Italia. Tapi kami juga tidak boleh melupakan Ferrari karena mereka juga selalu siap mengalahkan kami pada beberapa lomba berikutnya,” kata Hamilton.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA