#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jacksen Tiago Kembali Membawa Kemenangan bagi Persipura
15 August 2019 10:34 WIB
JAYAPURA – Persipura Jayapura terus menunjukkan performa positif setelah ditangani pelatih Jacksen F Tiago. Kemenangan seakan melebur dalam denyut Mutiara Hitam. Rabu (14/8) di depan publiknya sendiri di Stadion Mandala, Jayapura, tamunya Kalteng Putra dibuat tidak berdaya. Skuat Jacksen Tiago memulangkan armada Gomes de Oliviera 2-0.

Gol kemenangan Mutiara Hitam disodorkan Andre Ribiero dan Titus Bonai. Ini kemenangan kedua berturut-turut, setelah sebelumnya menghancurkan PSIS Semarang 3-1 pada Liga 1 2019 pekan sebelumnya.

"Kami memang punya target terus memperpanjang tren positif. Baik di tandang atau kandang. Makanya kami main ngotot. Target menang pun tercapai," ujar Jacksen dalam pertemuan wartawan usai pertandingan.


Baca Juga :
- Demi Akhiri Paceklik, Persija Kembali Memakai Jasa Bruno Matos
- Persipura vs Kalteng Putra, Reuni Dua Sahabat Lama

Sejak kick off, tim paling sukses dalam kompetisi kasta tertinggi Indonesia itu, tampil dominan. Sepak bola menyerangnya sangat cair. Mereka mampu menggoyang pertahanan lawan dari semua sisi permainan dan menghukum rivalnya dengan kekalahan yang menyakitkan.

"Sesungguhnya, itu pertandingan yang berat. Meski kami mendominasi, tapi Kalteng pun punya serangan balasan yang berbahaya. Mereka punya postur bagus di lini depan dan pemain berpengalaman dengan teknik bola yang bagus," mantan pelatih Barito Putera itu menuturkan.

Untungnya, pemain sayap Persipura Todd Ferre tampil bagus. Lewat gerakannya yang eksplosif dan visi bermainnya yang brilian, tekanan Mutiara Hitam membuat repot lini belakang Kalteng Putra. Sekaligus bisa membuat mental rivalnya jatuh.

"Itu terlihat dari aspek teknis seorang Ferre. Dia pun bisa menahan serangan balik lawan. Bukan sekadar tembok di lini depan kami," kata pelatih berpaspor Brasil itu.

Kunci kemenangan lainnya adalah pertahanan solid anak-anak Papua. Sejak dirinya mendarat di Papua, fokus Jacksen memang membenahi pertahanan. Harus kuat dan sulit ditembus rival-rivalnya agar pemain depan nyaman mengeksplorasi benteng pertahanan lawannya.

Sebaliknya Laskar Isen Mulang mengakui tidak mudah menggoyang Mutiara Hitam. Orkestra sepak bolanya bukan cuma indah. Tapi juga sulit dihentikan. Segala upaya sudah dibuat anak-anak Kalteng Putra, tapi tetap membentur tembok. Ada tembok penghalang yang sulit dirubuhkan Patrich Wanggai dan kawan-kawan.

"Kami sebenarnya sudah tampil dengan skema dan skenario yang dibuat. Tapi di tengah lapangan, Persipura bermain sangat bagus. Semua seragan yang dimunculkannya sangat berbahaya bagi gawang kami," ujar Gomes.


Baca Juga :
- Gomes de Oliviera Boyong Delapan Pemain Bertahan ke Jayapura
- Milo Bantah Tudingan Arema Mengalah pada Kalteng Putra

Sialnya, di tengah kesulitan melayani serangan lawan, keputusan wasit memengaruhi performa Kalteng Putra. Banyak serangan yang dibangun dihentikan keputusan wasit yang membuat permainan tersendat. Ujung-ujungnya mental pemain drop.

"Banyak kejadian wasit menyetop serangan kami. Untuk tegar sangat sulit. Mental pemain sudah terganggu. Gol pertama Persipura tidak perlu terjadi. Bola keluar gawang tapi ditunjuk wasit jadi corner kick yang  jadi gol. Tapi kami tidak boleh menyerah. Evaluasi kekurangan dan  bangkit pada pertandingan berikutnya," ucap Gomes.*Dani Wihara

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA