#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Simon Cari Pemain yang Bisa Jadi Role Model
15 August 2019 10:56 WIB
JAKARTA - Pelatih timnas Indonesia senior, Simon Alexander McMenemy akhirnya merilis daftar pemain untuk persipan menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar Zona Asia sekaligus kualifikasi Piala Asia 2023 Grup G, 5 September 2019-9 Juni 2020 mendatang.

“Setelah berdiskusi dengan para asisten di tim nasional mengenai siapa pemain yang akan dipanggil, dan juga setelah proses scouting pertandingan Liga 1 mulai yang terdekat di Jakarta, Bogor, hingga ke Surabaya. Kami memutuskan untuk memanggil 24 pemain,” ucap Simon.

Pelatih asal Skotlandia itu mengaku mencari pemain yang bisa menjadi role model. “Pemain yang mampu menjalankan instruksi serta mampu bermain dalam sistem yang kami inginkan. Tentu kami berharap seorang pemain juga memiliki pengetahuan taktik yang baik, sehingga mampu bermain dalam formasi yang berbeda dan juga posisi yang berbeda,” ujar Simon.


Baca Juga :
- Vamos Indonesia Kirim 19 Pemain ke Spanyol, SSB Asal Kecipratan Untung
- Si Kribo Tak Canggung Latihan bareng Timnas Senior, Simon Terkesan

Tercatat 24 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan atau training camp (TC) mulai 21 Agustus 2019 di Stadion Pakansari, Bogor. Ke-24 pemain itu adalah trio penjaga gawang: Awan Setho Raharjo (Bhayangkara FC), Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta), dan Angga Saputra (TIRA-Persikabo).

Delapan bek: Ricky Fajrin Saputra (Bali United), Hansamu Yama Pranata (Persebaya Surabaya), Otávio Dutra (Persebaya), Rudolof Yanto Basna (Sukhothai FC), Yustinus Pae (Persipura), Johan Ahmad Alfarizi (Arema), I Made Andhika (Bali United), dan Victor Chukwuekezie Igbonefo (PTT Rayong FC).

Sektor gelandang, pelatih kelahiran Aberdeen tersebut memanggil juga delapan pemain, yakni Andik Vermansah (Madura United), Evan Dimas Darmono (Barito Putera), Rizky Rizaldi Pora (Barito Putera), Manahati Lestusen (TIRA-Persikabo), Rizky Ahmad Sanjaya Pellu (PSM Makassar), Stefano Yantje Lilipaly (Bali United), dan Zulfiandi (Madura United), serta Irfan Haarys Bachdim (Bali United).

Lini depan ada Ferdinand Alfred Sinaga (PSM ), Alberto Gonçalves (Madura United), Osas Marvelous Ikpefua (TIRA-Persikabo), Gregory 'Greg' Nwokolo Junior (Madura United), dan Irfan Jaya (Persebaya Surabaya). Namun, minus penyerang berbahaya Arema FC, Dedik Setiawan.

Sementara itu Manajer tim Madura United, Haruna Soemitro menanggapi berbeda pemanggilan empat pemainnya, yakni Andik Vermansah, Zulfiandi, Alberto Gonvalves da Costa, dan Greg Nwokolo


Baca Juga :
- Bagus-Beto Langsung Klop hingga Simon Tak Izinkan Pemain Kembali ke Klub
- ISEF Tampilkan Wajah Milenial PSSI

“Kami harus tetap konsisten sesuai regulasi FIFA, bahwa pemanggilan klub hanya wajib menyerahkan pemain di H-4 FIFA match day, khan mainnya tanggal 5 September 2019. Madura United ada empat pemain yang dipanggil, artinya jika sebuah klub ada lebih dari tiga pemain yang dipanggil timnas, maka klub bisa mengajukan penundaan jadwal Liga 1 khan,” ucap Haruna.

Semua ketentuan FIFA itu, menurutnya, sudah cukup menjadi alasan manajemen Madura United meminta pertimbangan kepada PSSI terkait pemanggilan pemain ke timnas. “Sebab setelah 21 Agustus, Madiura United ada dua pertandingan, lawan PSIS Semarang (24/08) dan Semen Padang (31/08),” ucap Haruna Soemitro.*NOVAL LUTHFIANTO

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA