#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Setan Merah Siap Orbitkan Talenta Muda Akademi Klub
15 August 2019 14:12 WIB
MANCHESTER – Salah satu fokus Manchester United FC (MU) pada 2019/20 adalah mempromosikan dan mengembangkan lebih banyak talenta muda yang mereka miliki. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer telah memasukkan kebijakan tersebut dalam rencananya musim ini. Ia dan pihak klub ingin membangun fondasi tim dari jebolan akademi Setan Merah seperti yang dilakukan pada dekade 1990-an.

Ketika itu, skuat MU mengandalkan pemain-pemain lulusan akademi seperti Ryan Giggs, David Beckham, Paul Scholes, hingga Gary Neville. Memang ini akan butuh proses. Namun setidaknya, langkah tersebut telah mulai dieksekusi Solskjaer sejak pramusim lalu. Ia menyertakan tujuh talenta muda binaan klub saat mengalahkan Chelsea FC 4-0 dalam laga perdana Liga Primer 2019/20, akhir pekan lalu.

Lima di antaranya bahkan tampil sebagai starter, yakni Paul Pogba, Scott McTominay, Andreas Pereira, Jesse Lingard, dan Marcus Rashford. Sementara Mason Greenwood turun sebagai cadangan. Hanya Axel Tuanzebe yang tidak mendapatkan kesempatan bermain hari itu. Susunan starter MU menjadi yang termuda pada pekan pertama Liga Primer, dengan rata-rata usia 24 tahun 227 hari.   


Baca Juga :
- EA Sports dan Jesse Lingard Luncurkan FIFA 20 Edisi Spesial ‘JLingz’
- Nemanja Matic Frustrasi Bersama Manchester United

Publik Old Trafford dipastikan akan melihat lebih banyak jebolan akademi MU tampil musim ini. Selain tujuh nama di atas, Setan Merah siap mengorbitkan James Garner. Gelandang 18 tahun itu tampil dua kali dalam enam laga pramusim yang dilakoni MU. Ia pun telah melakoni debut bersama tim senior, yakni ketika MU bertemu Crystal Palace FC pada 27 Februari lalu.

Ini membuktikan Solskjaer menyadari bakat potensial Garner yang berposisi sebagai gelandang bertahan. “James (Garner) tahu kami percaya kepadanya. Kami memiliki keyakinan dia bisa menjadi seperti Michael Carrick,” kata Solskjaer usai debut sang pemain melawan Palace. “Mereka memiliki cetakan yang sama. Dia pandai membaca permainan, melakukan operan simpel, dan fisik yang kuat.” 

Solskjaer sendiri senang bermain dengan dua atau tiga gelandang sentral. Artinya peluang Garner bisa segera tampil sangat terbuka. Saat ini, dua opsi utama sang pelatih untuk posisi jangkar adalah Nemanja Matic dan McTominay. Sementara Fred belum mampu memenuhi ekspektasi sejak didatangkan dari Shakhtar Donetsk FC pada Juni 2018 lalu. Garner bisa menghadirkan alternatif bagi Solskjaer.

MU memang dikenal sebagai klub penghasil talenta berkualitas selama bertahun-tahun. Giggs, Pogba, Rashford, hingga yang terkini, Greenwood. Namun tak jarang bibit-bibit potensial Setan Merah gagal memenuhi ekspektasi. Ben Thornley, David Bellion, Angelo Henriquez, Rodrigo Possebon, dan Federico Macheda adalah beberapa nama yang tidak mampu memenuhi talentanya secara maksimal.


Baca Juga :
- Kiper Atletico Jadi Pilihan Utama MU Jika De Gea Pergi
- Teken Kontrak Baru, De Gea Digaji Rp 238 Miliar, Tertinggi di Manchester United

Tentu saja Garner, Greenwood, Angel Gomes, dan Tahith Chong tidak bernasib sama. Solskjaer akan berharap mereka bisa mengambil jalan yang dilalui Giggs, Scholes, Beckham, Pogba, hingga Rashford, menjadi produk sukses akademi Setan Merah. Musim ini akan menjadi pembuktian hal tersebut.*

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA