#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Alderweireld Bikin Tottenham Pusing
15 August 2019 13:25 WIB
LONDON - Bursa transfer Liga Primer musim ini memang sudah berakhir sejak 8 Agustus lalu. Alias, aktivitas klub Inggris untuk beli pemain pun tertutup hingga 1 Januari mendatang. Namun, tidak jika mereka ingin melepas. Sebab, itu terkait klub asal kompetisi yang bersangkutan. Misalnya, Seri A dan La Liga yang berlaku hingga 2 September.

Itu berlaku untuk Toby Alderweireld yang diminati AS Roma. Namun, wakil Italia itu gagal memenuhi biaya yang dipatok Tottenham Hotspur sebesar 25 juta paun (sekitar Rp429 miliar). Dengan bursa transfer di Seri A yang tersisa dua pekan lagi, ini jadi pertaruhan bagi Spurs. Sebab, lebih baik mereka melepas Alderweireld pada musim panas ini.

Ketimbang, harus mempertahankannya hingga kontrak berakhir pada Juni 2020. Jika itu terjadi, Hotspur tidak bakal mendapat dana sepeser pun. Sebab, sesuai regulasi, Alderweireld bebas menentukan masa depannya pada Januari nanti jika kontraknya gagal diperpanjang Hotspur.


Baca Juga :
- Messi Kembali Berlatih, tapi Belum Tentu Main Lawan Dortmund
- The Saints Tidak Terkalahkan di Empat Laga Terakhir Semua Ajang

Di sisi lain, Alderweireld merupakan andalan di sektor belakang. Musim lalu, dia tampil dalam 50 pertandingan di semua ajang. Namun, Hotspur lebih tertarik mendapatkan bayaran dari hasil penjualannya sebelum 2 September. Dibanding, jika mempertahankannya semusim ini tapi harus melepasnya secara gratis pada Juni 2020.

Jelas, ini pilihan yang sulit. Bagi pelatih Hotspur, Mauricio Pochettino, jelas ingin mempertahankannya. Alderweireld bersama Jan Vertonghen masih jadi bek tengah terbaik bagi timnya. Hanya, kontrak mereka sama-sama selesai tahun depan. Tentu, ini jadi masalah bagi Pochettino. Pasalnya, Hotspur tidak mendatangkan center back anyar pada bursa transfer.

Kendati, mereka masih memiliki Davinson Sanchez dan Juan Foyth. Hanya, keduanya jelas tidak bisa dibandingkan dengan Alderweireld dan Vertonghen yang sudah memperkuat Spurs sejak lama. Bahkan, Vertonghen jadi pemain ketiga paling senior yang tiba sejak 2012. Sementara, Alderweireld didatangkan dari Atletico Madrid pada 8 Juli 2015.

Selain soal bek tengah, Pochettino senang dengan perkembangan timnya musim ini. Terutama, demi lepas dari bayang-bayang status runner-up Liga Champions 2018/19. Mereka mengawali Liga Primer dengan mengalahkan Aston Villa 3-1, Minggu (10/8). Hebatnya, tiga poin itu diraih setelah tertinggal lebih dulu.

“Banyak yang tidak menyadari apa yang terjadi di klub ini dalam lima tahun terakhir. Pada periode itu merupakan tantangan yang besar. Begitu juga dengan apa yang akan datang jadi tantangan. Kami juga senang untuk (bersaing) memenangkan gelar dan mengangkat trofi,” kata Pochettino terkait ambisinya musim ini.

Hotspur mengakhiri Liga Primer 2018/19 di urutan empat dengan 71 poin. Alias, hanya unggul satu angka dari Arsenal yang menempati peringkat lima. Meski, itu bukan catatan terbaik bersama Pochettino yang tiba sejak 27 Mei 2014. Prestasi tertinggi Hotspur bersama pelatih asal Argentina itu pada 2016/17 ketika jadi runner-up di bawah Chelsea.

“Kami semakin dekat. Kami menghadapi semua rintangan. Tidak ada yang menganggap kami seperti tim nyata untuk berjuang terkait hal-hal hebat. Namun, kini kami telah mencapai tingkat itu. Tantangan selanjutnya, untuk mempertahankannya,” Pochettino, menjawab diplomatis.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 


Baca Juga :
- Man. City Butuh Laporte
- Tottenham Tembus Empat Besar

SOROT

TOBY Alderweireld dua kali tampil di final Liga Champions bersama klub berbeda yang berujung runner-up. Dengan Atletico Madrid pada 2013/14 akibat dikalahkan Real Madrid via perpanjangan waktu dan musim lalu bersama Tottenham Hotspur yang takluk 0-2 dari Liverpool.

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA