#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Lolos dari Sanksi, Man-City Terjerat Denda Rp 5,4 Miliar
15 August 2019 10:19 WIB
MANCHESTER - Manchester City terhindar dari larangan transfer. Tetapi tetap diganjar denda 380.000 dolar AS atau sekitar Rp 5,4 miliar karena melanggar aturan mengenai transfer pemain sepak bola muda.

Berita itu diumumkan oleh badan pengelola sepak bola dunia, FIFA, dalam sebuah pernyataan, yang mengklarifikasi posisi mereka sehubungan dengan juara Liga Premier, dan mengatakan bahwa klub telah "menerima tanggung jawabnya."

"Perlindungan anak di bawah umur adalah elemen kunci dalam keseluruhan kerangka kerja FIFA terkait dengan transfer pemain, dan penegakan efektif aturan-aturan ini sangat penting, seperti yang juga telah dikonfirmasi pada berbagai kesempatan oleh Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga," demikian pernyataan FIFA. 


Baca Juga :
- Man. City Diminta Segera Duetkan Bernardo dan De Bruyne
- Mantan Pelatih Timnas Nigeria Dihukum FIFA Seumur Hidup

City juga berada di bawah investigasi terpisah dari badan sepak bola Eropa, UEFA, mengenai aturan permainan financial fair play menyusul sebuah laporan di media Jerman yang menuduh pemilik klub Abu Dhabi melakukan tindakan tidak patut terkait kesepakatan sponsor untuk mematuhi aturan FFP. City sudah mengajukan banding penyelidikan, dengan ketua klub Khaldoon Al Mubarak mengatakan City akan "tidak diragukan lagi menang".

“Saya percaya, cukup nyaman, jika prosesnya akan dinilai berdasarkan fakta maka tidak diragukan lagi kita akan menang. Jika ini bukan tentang fakta dan tentang hal-hal lain, maka itu adalah percakapan yang berbeda," ujar Al Mubarak.


Baca Juga :
- Rencana Man. City Gunakan Facial Recognition untuk Distribusi Tiket Dipertanyakan
- Gara-gara VAR, Manchester City Gagal Menang Lawan Tottenham

Klub top Liga Premier lainnya, Chelsea, saat ini sedang mengajukan banding atas keputusan FIFA untuk mendenda klub tersebut sebesar  615.000 dolar AS dan memberlakukan larangan transfer setelah dikaitkan dengan 29 kasus yang melanggar peraturan mengenai transfer internasional pemain di bawah 18 tahun.

Larangan itu berarti tim London tidak dapat belanja selama bursa transfer musim panas. Pengacara klub saat ini sedang mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA