#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kagawa Naikkan Pamor Segunda
16 August 2019 14:35 WIB
ZARAGOZA – Jika ada yang bisa menaikkan pamor kompetisi divisi dua Spanyol atau dikenal dengan SmartBank League (musim ini), maka itu adalah Shinji Kagawa. Gelandang internasional Jepang, mantan pemain di klub raksasa seperti Borussia Dortmund ataupun Manchester United, juga pahlawan Jepang di Piala Dunia, itu memang berhasil menarik perhatian setelah memutuskan memperkuat Real Zaragoza.

Selasa (13/8), dia pun diperkenalkan di Stadion Romareda yang dipenuhi enam ribu pengunjung, diiringi musik khas Aragon. “Klub ini seharusnya berada di divisi utama (La Liga), dan saya datang untuk mewujudkannya,” kata Kagawa, pemain 30 tahun yang bisa memainkan debutnya sebagai Los Manos (julukan Zaragoza) Sabtu ini saat melawan CD Tenerife.

Kagawa dibeli dari Dortmund seharga 3 juta euro (sekitar Rp47 miliar) setelah musim lalu dipinjam Besiktas JK. Zaragoza pun memperlakukan Kagawa dengan istimewa. Mulai dari perkenalannya yang tak biasa. Untuk pertama kalinya dalam  sejarah klub yang musim lalu mengakhiri klasemen di posisi 15 itu memilih ruang auditorium untuk mempresentasikan pemain anyarnya.


Baca Juga :
- EA Sports dan Jesse Lingard Luncurkan FIFA 20 Edisi Spesial ‘JLingz’
- Dua Wajah Barca: Superior di Kandang, Kesulitan di Tandang

 Kagawa naik ke panggung sambil diiringi suara drum khas Jepang dan bermacam-macam hiasan origami. “Karena saya selalu ingin main di Spanyol,” saat ditanya wartawan alasannya memilih Zaragoza. “Berada di sini juga bisa membantu saya berada di Piala Dunia (2020) bersama tim saya (Jepang), tapi untuk itu saya harus bisa bermain bagus di Zaragoza.”  

 

Efek Kagawa

Berdasarkan studi dari Universitas Kansai, kedatangan Kagawa ke Manchester United (MU) pada 2012 lalu berimbas pada kenaikan ekonomi klub mencapai 220 juta euro. Studi ini meliputi beberapa hal, diantaranya: penjualan produk, hak siar televisi, penjualan tiket ke penggemar dari Jepang, pendapatan hotel di Jepang ketika menyiarkan pertandingan MU, dan lain-lain.

Selain gaji di klub, baik itu ketika di MU maupun Dortmund, Kagawa memiliki pendapatan lain dari sponsor. Menurut beberapa laporan, kekayaan bersihnya mencapai hampir 25 juta euro. Kepindahannya ke Zaragoza bukan hanya didasari oleh keinginannya semata, tetapi juga karena adanya dukungan dari 15 sponsor.

Di antaranya adalah Adidas, Tag Heuer, Kirin, Z.com, Yanmar, Konami, Humanage Ic., Relux dan lain-lain. Selain itu ia juga telah menjadi ikon untuk perusahaan otomotif Audi dan Mercedez Benz di negaranya. Serta juga ada Kagome dan Toshiba. Menurut sumber terpercaya, dalam dekade terakhir, Kagawa menjadi pemain Asia dengan pendapatan tertinggi.

 

Aktivis Sosial


Baca Juga :
- Pub Tempat Lahirnya Dortmund Jadi Restoran Cepat Saji
- Nemanja Matic Frustrasi Bersama Manchester United

Kagawa dikenal sebagai aktivis sosial di Jepang. Dia menjadi pemimpin di berbagai instansi kemanusiaan yang terkait dengan masalah anak-anak. Dia telah menjadi duta besar dari Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), serta Yayasan Laureus, dan Health For Tomorrow. Dia juga merupakan figur aktif dari Common Goal, sebuah proyek sosial dalam industri sepak bola milik Juan Mata.

Kagawa tiba di Zaragoza dengan meyertakan tim kolaborator yang mencakup seorang juru bahasa dan penerjemah. Kedatangan di klub yang berbasis di Aragon ini menjadi suatu penyemangat bagi Zaragoza untuk melebarkan sayapnya di bidang pemasaran, sponsor, dan iklan. Menarik ditunggu apa saja yang akan diberikan Kagawa nantinya. *CR5

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA