#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Voli Pantai Siap Penuhi Target di SEA Games
16 August 2019 13:00 WIB
JAKARTA – Tim nasional (timnas) voli pantai putra berhasil menorehkan catatan apik dalam AVC Voli Pantai Tur Penghu di Taiwan, pekan lalu. Dua pasangan Merah Putih, Ade Candra Rachmawan/Muhammad Ashfiya dan Danangsyah/Gilang Ramadhan, sama-sama menembus empat besar.

Khusus untuk Candra/Ashfiya, mampu meraih gelar juara setelah di final mengalahkan wakil tuan rumah, Wang Chin Ju/Hsieh Ya Jen, 21-13, 21-18. Danang/Gilang berakhir di peringkat keempat karena ditundukkan oleh Ahmed Al-Housni/Haitham Al-Shereiqi, 19-21, 21-16, dan 15-17.

Pelatih timnas putra, Koko Prasetyo Darkuncoro, menganggap ini sebagai modal bagus. Ini karena momentum kompetisi Candra dan kawan-kawan belum sepenuhnya kembali lantaran baru berlatih dua bulan. Mantan pemain nasional tersebut pun berharap anak didiknya bisa mempertahankan.


Baca Juga :
- Ini Sembilan Klub Serbia yang Akan Dihadapi Timnas Basket Indonesia!
- CdM Indonesia Sambangi Pelatnas, Timnas Basket Minta Tolong Soal Naturalisasi Pemain

“Sejak tampil dalam Asian Games XVIII/2018 Jakarta-Palembang, anak-anak baru latihan dua bulan lalu. Jadi, mereka wajib adaptasi lagi. Tapi, saya bersyukur karena Candra dan Ashfiya sudah bisa juara. Danang dan Gilang juga tampil luar biasa di sini,” Koko mengungkapkan.

Sekadar mengingatkan, Candra dan Ashfiya merupakan peraih perak Asian Games 2018. Jika berkaca pada hasil tersebut makin menegaskan status keduanya sebagai andalan dalam SEA Games XXX/2019 Filipina. Mereka ditargetkan raih emas saat berlaga di Subic Bay Tennis Court.

Namun, bukan berarti tak ada peluang untuk Danang dan Gilang. Dengan jam terbang yang tinggi, kedua atlet ini sudah matang. “Memang harus ada keyakinan untuk menuju emas. Persiapan kami ini memang untuk mengantarkan mereka ke podium tertinggi,” ucap pelatih 37 tahun itu.

Untuk diketahui, saat kali terakhir voli pantai digelar di SEA Games XXVI/2011 Jakarta-Palembang, Indonesia mampu mewujudkan All-Indonesian Final. Koko yang bepasangan dengan Andy Ardiansyah, meraih emas setelah mengalahkan juniornya ketika itu, Candra/Dian Putra Sentosa.

Koko pun optimistis, tahun ini, momen tersebut bisa mereka ulang. Hanya, Candra dan kawan-kawan wajib waspada dengan para pesaing di Asia Tenggara. Dengan status saat ini, para pevoli Indonesia bakal jadi incaran. Motivasi mereka saat bertemu Merah Putih diyakini bakal berlipat.

“Banyak yang masih harus diperbaiki, salah satunya konsistensi anak-anak dalam pertandingan. Kalau belum mencapai peak, mereka sering menurun di tengah-tengah  pertandingan. Persiapan sekitar tiga sampai empat bulan ini akan kami manfaatkan untuk sempurnakan persiapan,” ucap Koko.

Pada SEA Games 2019, Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menargetkan dua emas dari voli pantai. Hal tersebut gagal diwujudkan pada SEA Games 2011, di mana timnas putri gagal menjejak podium tertinggi. Untuk itu, PBVSI berharap capaian ini diperbaiki.


Baca Juga :
- Jadwal Pertandingan Sepak Bola SEA Games 2019, Timnas U-22 Indonesia Grup B
- Anggaran SEA Games Perlu Ditambah

Pasalnya, peluang Indonesia meraih emas dari voli pantai putri juga cukup besar. Andalan di sektor ini, Dhita Juliana/Putu Dini Yasita Utami, semakin menunjukkan kematangan. Saat turun dalam gelaran yang sama dengan putra, mereka meraih perak usai takluk di partai puncak.

Dhita/Putu ditundukkan pasangan Vanuatu, Miller Peta/Sherysyn Toko, 22-20, 11-21, dan 12-15. “Kami juga cukup optimistis dengan peluang putri meraih emas. Peta persaingan di Asia Tenggara sudah kami pahami. Saya yakin, wakil-wakil di putri mampu menundukkan lawan di Asia Tenggara,” ujar Koko.*KRISNA C. DHANESWARA

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA