#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Meski Chelsea Berprogres, Lampard Masih Punya PR Pertahanan
16 August 2019 13:27 WIB
ISTANBUL – Sanksi larangan merekrut pemain sangat dirasakan pelatih Chelsea FC Frank Lampard. Masalah ini membuatnya tidak bisa mencari pengganti untuk sejumlah pemain yang hengkang. Terutama di sektor pertahanan. The Blues telah kehilangan dua bek tengah senior, David Luiz yang dilepas ke Arsenal dan Gary Cahill (Crystal Palace FC).

Dampaknya sangat terasa. Chelsea kebobolan enam gol dalam dua laga kompetitif beruntun. Pertama takluk 0-4 dari Manchester United FC (MU) pada pekan pertama Liga Primer 2019/20, Minggu (11/8). Lalu saat menghadapi Liverpool FC di Piala Super Eropa 2019 dengan skor 2-2 selama 120 menit yang berujung kekalahan 4-5 lewat adu penalti.

Jelas ini mengkhawatirkan. Terutama, mengingat mereka akan menjamu Leicester City FC pada pekan kedua Liga Primer di Stadion Stamford Bridge, Minggu (18/8). Lampard harus membenahi pertahanannya agar tidak jadi bulan-bulanan lawan. Apalagi, mengingat ini laga pertama The Blues di kandang sejak dilatih Lampard.


Baca Juga :
- Sterling Balas Fan yang Mencemooh Joe Gomez
- Rodri Akui Pelatih Man City Pengaruhi Permainannya

“Tim memperlihatkan progres sejak kalah dari MU. Kami hanya tidak beruntung gagal menang di Istanbul,” kata Lampard. Faktanya, Chelsea memang sial melawan Liverpool. Mereka kalah lewat adu penalti. Sang pelatih pun membela striker Tammy Abaraham yang gagal mengeksekusi kesempatan terakhir The Blues.

“Mason Mount dan Abraham memberi warna baru ketika tampil. Seorang pemain gagal mengeksekusi penalti itu hal yang wajar terjadi. Semua pemain pernah mengalaminya. Hal terpenting Tammy (Abraham) harus tetap tegak dan belajar dari kegagalannya,” ujar Lampard membesarkan hati striker muda tersebut.

Ketika aktif bermain, Lampard juga pernah gagal mengeksekusi penalti. Dia paham dan tidak menyesali keputusannya memilih Abraham sebagai salah satu eksekutor. Sebaliknya, Lampard berharap pemain 21 tahun itu mampu bangkit di laga berikutnya. Abraham masih dalam proses adaptasi di level tinggi setelah tampil di Championship musim lalu.

“Saya melihat, Chelsea bakal menjalani musim yang positif jika terus tampil seperti sekarang. Saya bangga dengan kinerja tim. Duel melawan Liverpool sangat sulit. Namun, kami mampu menghadapi mereka dengan maksimal. Meski, dalam sepak bola adakalanya dihinggapi tidak beruntung,” tutur Lampard.

Siap Tebus

Di sisi lain, bek kanan Leicester, Ricardo Pereira juga mengincar kemenangan perdana di Liga Primer. Sebab, pada laga perdana pekan lalu pasukan Brendan Rodgers tersebut hanya mampu meraih satu angka saat menjamu Wolverhampton Wanderers FC dengan skor 0-0. Pereira menegaskan, siap untuk menebusnya saat tampil di markas Chelsea.


Baca Juga :
- Jadwal Liverpool hingga Akhir Tahun Masih Relatif Mudah
- Tite Bingung Bagaimana Dongkrak Performa Firmino

“Tentu saja kami ingin mengawali kompetisi dengan menang di King Power. Namun, andai gagal, tentu Anda tidak boleh kalah. Kami tahu, duel melawan Chelsea musim ini lebih sulit. Namun, kami akan melakukan yang terbaik. Kami tahu memiliki peluang untuk itu,” ujar Pereira menegaskan.*CHOIRUL HUDA

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA