#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Lolos dari Sanksi Meski Gagal Tes Narkoba, tapi Gelar Juara Dunia Dillian Whyte Dilucuti
17 August 2019 12:24 WIB
LONDON - Dillian Whyte lolos dari sanksi WBC. Tetapi tetap dilucuti dari gelar dunia sementara dan status mandatory.

Petinju kelas berat itu kedapatan temuan yang merugikan dalam tes narkoba pra-pertarungan sebelum mengalahkan Oscar Rivas pada Juli lalu.

Namun, petinju berusia 31 tahun itu dikalahkan oleh British Board of Boxing Control - sementara WBC dan Rivas tidak diberi tahu tentang doping bendera merah.


Baca Juga :
- Bukan Cuma Otto Wallin, Tyson Fury Juga Ingin Pukul KO Donald Trump
- Pertarungan Tyson Fury vs Otto Wallin Diganjar Mayan Belt

WBC bertindak dengan menanggalkan Whyte dari gelar interim yang dimenangkannya melawan Rivas, yang kemudian menyebabkan dia kehilangan posisinya sebagai penantang wajib untuk sabuk  WBC milik Deontay Wilder.

Presiden WBC Mauricio Sulaiman mengonfirmasi petinju Inggris itu tidak kena sanksi - dan dapat dipulihkan sebagai penantang wajib jika sampel-B-nya kembali jelas.

“Pada saat ini saya ingin mengklarifikasi bahwa IBC tidak menghentikan Dillian Whyte," kata Sulaiman.

“WBC menunda situasi terkait kejuaraan sementara dan status wajib divisi."

“Dillian Whyte tidak ditangguhkan. Dillian Whyte memiliki hak untuk melalui proses yang berkaitan dengan temuan yang merugikan."

"Jika putusan keluar dalam hal itu maka dia akan dikonfirmasi sebagai juara sementara dan penantang wajib."

Whyte memang lulus semua tes yang dilakukan oleh Voluntary Anti-Doping Agency yang berbasis di AS, sebelum dan setelah menang atas Rivas di O2 Arena.


Baca Juga :
- Bukannya ke Gym Besarkan Otot, Tyson Fury Malah Latihan Tembak Persiapan Lawan Otto Wallin
- Pesta Gila Ultah Andy Ruiz! Gaya Mewah dengan Sushi Telanjang

Tapi ada bendera merah dalam sampel Anti Doping Inggris yang diambil pada 17 Juni yang masih perlu dijelaskan.

Whyte menghadapi pertempuran untuk membuktikan bagaimana jejak kecil produk samping steroid yang dilarang masuk ke sistemnya.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA