#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Derbi Pasundan Milik PSGC Ciamis
19 August 2019 08:17 WIB
CIAMIS – Tuan rumah PSGC Ciamis menutup putaran pertama dengan hasil manis. Dalam laga pemungkas Liga 2 2019 Wilayah Barat di Stadion Galuh Ciamis Minggu (18/8) Laskar Galuh menumbangkan Bandung United 1-0. Gol semata wayang PSGC disodorkan pemain pengganti Arif Budiman yang masuk menggantikan Asep Saiful Mukmin.

Kemenangan ini sangat melegakan kubu PSGC. Bukan hanya karena mengalahkan tim satu provinsi, melainkan juga karena kemenangan jadi barang langka bagi Laskar Galuh. Hingga performa tim sulit ditingkatkan dan gagal menghamparkan prestasi maksimal.

"Jujur, ini kemenangan yang ditunggu-tunggu. Alhamdulillah, poin tiga bisa kami amankan dari Bandung United yang main bagus dan spartan sepanjang pertandingan," kata asisten pelatih PSGC, Dicky Adithia Nugraha, usai laga.


Baca Juga :
- Menjamu PSMS, Bandung United Tidak Mau Lagi Dipermalukan di Kandang
- PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Bandung United

"Ini buah kerja keras pemain di lapangan. Mereka bisa keluar dari tekanan sebelum pertandingan. Tampil lepas dan fokus. Plus konsentrasi tinggi. Itu yang membuat kami bisa unggul dan mengunci pertandingan dengan kemenangan," Dicky menambahkan.

Performa PSGC dalam laga terakhir putaran pertama memang berbeda dengan selama ini. Joko Sasongko dan kawan-kawan bisa menata mental tanding dengan baik. Melayani jual beli serangan tanpa kehilangan ritme permainan. Buntutnya, kemenangan kedua sepanjang putaran pertama sukses dibungkus.

"Sepanjang putaran pertama, cara bermain kami gampang dipatahkan. Penyebabnya beban yang tinggi dan konsentrasi yang mudah pecah. Tapi kali ini beda. Semua kelemahan itu menguap. Semoga ini jadi sinyal positif pada putaran kedua nanti," ujar Dicky.

Gelandang PSGC Asep Syaiful  bersyukur bisa mengonversi laga dengan kemenangan. “Terasa sekali ada progres dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Saya harap putaran kedua, performa tim makin meningkat dan meraih banyak kemenangan," kata Asep.

Perubahan gaya permainan Laskar Galuh diakui Liestiadi. Menurut pelatih Bandung United itu PSGC tampil kompetitif. Intensitas permainan terus meningkat, terutama paruh kedua. Skuat Ciamis bisa mengubah situasi permainan dan dapat momentum positif untuk mencetak gol ketika tensi pertandingan semakin meningkat.

"Melihat gaya bermain PSGC, saya aakui kekalahan Bandung United kali ini. Kami tidak menyesal karena lawan yang dihadapi memang tampil sangat bagus. Penonton sangat terhibur melihat permainan kedua tim," ucap Liestiadi.


Baca Juga :
- Buta Kekuatan PSMS Medan, Wildan Ramdani Bakal Tampil Enjoy
- Bandung United Tidak Melihat Nama Besar PSMS Medan

Sebaliknya dengan tim satelit Persib itu. Mereka kehilangan greget babak kedua. Sedikit kendur dalam menyerang dan mengurung lawan hingga performa tim tidak sebaik paruh pertama ketika sepak bola menyerang menyengat.

"Mestinya babak pertama kami curi gol dulu karena banyak sekali peluang. Tapi semua musnah dan memang penampilan kami tidak sebaik saat lawan Persita. Itu yang membuat kami gagal," ucap Liestiadi.*Dani Wihara

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA