#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Timnas U-18 Tetap Terjunkan Kekuatan Penuh hadapi Myanmar
19 August 2019 10:10 WIB
HO CHI MINH – Walau predikat prestisius tak mungkin lagi digapai, timnas Indonesia U-18 akan tetap tampil dengan kekuatan penuh saat menghapi Myanmar di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh, Senin (19/8) sore ini. Predikat tempat ketiga Piala AFF U-18 2019 kiranya bisa jadi pelipur lara bagi anak-anak Garuda Muda.

Pelatih timnas Indonesia U-18 Fakhri Husaini mengatakan, ia akan tetap menurunkan kekuatan terbaiknya. Namun, kondisi kebugaran pemain jadi pertimbangan. Tampil dalam 120 menit, saat melawan Malaysia, Sabtu (17/8) lalu, dinilai sangat menguras stamina. Apalagi, psikologis pemain cukup terpukul.

Kabar baiknya, bek andalan Rizky Ridho Ramdhan bisa tampil. Dalam laga melawan Malaysia, pemain Persebaya ini absen karena akumulasi kartu kuning. Sedangkan kondisi Mochammad Supriadi dan Alfeandra Dewangga, yang cedera saat jumpa Malaysia, disebut sudah pulih karena hanya mengalami cedera ringan.


Baca Juga :
- FIFA Sidak Manahan, Satpam Bentak dan Cegah Wartawan
- Ini yang Dilakukan Bima Sakti agar Timnas U-16 Rileks

Myanmar sejatinya sudah dihadapi Indonesia pada babak grup. Pada laga pemungkas Grup A itu, 14 Agustus lalu, kedua tim tampil imbang dengan skor 1-1. Sedangkan pada babak semifinal Myanmar menyerah 1-2 dari Australia. Ini menandakan bahwa tim asuhan Soe Myat Min itu punya kekuatan yang tak bisa diremehkan.

“Saya sampaikan kepada pemain bahwa Myanmar salah satu tim yang kuat, karena mereka saat melawan Australia sempat unggul 1-0 pada babak pertama, meskipun harus kalah 1-2. Tim ini hampir sama dengan tim-tim sekawasan, seperti Vietnam, Laos, dan Kamboja. Mereka bermain dengan cukup militan,” ucap Fakhri, kemarin.

Dalam analisis tim pelatih timnas Indonesia U-18, ada beberapa pemain Myanmar yang patut diwaspadai. Beberapa di antaranya adalah pemain nomor punggung tujuh Zaw Win Thein, nomor punggung sembilan La Min Htwe, dan nomor punggung sepuluh Saw Kyaw Ae. Ketiganya menjadi ruh permainan Myanmar.

“Organisasi beratahannya juga cukup bagus. Ini tentu jadi ancaman buat kami. Tetapi kami tentu juga, pada pertandingan terakhir besok (hari ini) menganggap lagi ini sama pentingnya seperti pertandingan melawan Malaysia. Kami akan bermain dengan cara yang sama, denga pola yang sama. Kami berharap bisa meraih kemenangan,” katanya.

Fakhri mengingatkan David Maulana dan kawan-kawan agar tampil dengan hati, meski hanya perebutan tempat ketiga. Menurutnya, jangan sampai kegagalan pada babak semifinal diakhiri dengan penampilan negatif. Marwah bangsa harus tetap diperjuangkan. Tak boleh ada kata kehilangan semangat juang.


Baca Juga :
- Manajer Timnas Senior Ungkap Kondisi Simon McMenemy
- Begini Rencana Timnas U-16 untuk hadapi Mariana Utara, Malam Nanti

Rizky Ridho berjanji, akan tampil habis-habisan. Baginya, kemenangan atas Myanmar harus digapai, untuk mengobati perasaan berduka masyarakat Indonesia. “Kami akan tetap berjuang dengan seluruh kemampuan terbaik kami. Kami tak boleh larut dalam kesedihan berkepanjangan,” katanya.*ABDUL SUSILA

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA