#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Alcacer Bawa Dortmund Torehkan Rekor Kemenangan Terbesar
19 August 2019 14:05 WIB
DORTMUND – “Kami akan berada di puncak klasemen pada pukul 6 sore!" Kalimat itu diteriakkan seorang fan Borussia Dortmund di depan sebuah pub milik mantan winger Die Borussen, Kevin Grosskreutz, yang terletak di pusat kota Dortmund, Sabtu (17/8). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 3 sore waktu setempat, beberapa saat jelang kick-off laga Die Schwarzgelben lawan FC Augsburg pada pekan pertama Bundesliga musim ini di Signal Iduna Park.

  Maklum, juara bertahan FC Bayern Muenchen hanya bermain imbang 2-2 lawan Hertha Berlin pada laga pembuka di Allianz Arena sehari sebelumnya. Dan, fan tersebut sangat yakin Dortmund bisa meraup poin penuh lawan Augsburg untuk memuncaki klasemen sementara.


Baca Juga :
- Kado untuk Coutinho
- Inilah Penyegab Coutinho dan Mueller Tidak Bisa Turun Satu Lapangan

Prediksinya tidak keliru. Dortmund bermain impresif lawan Augsburg hingga akhirnya menang 5-1. Ini kemenangan terbesar yang pernah ditorehkan Die Borussen pada laga pertama Bundesliga sepanjang 52 musim partisipasi mereka di kompetisi itu. Ini juga musim kelima beruntun, Dortmund meraih kemenangan pada matchday 1.

Terlepas dari skor yang sangat meyakinkan, performa Dortmund bukan tanpa cacat. Lini belakang Die Schwarzgelben melakukan kesalahan fatal yang membuat gawang mereka dibobol oleh Florian Niederlechner hanya selang 31 detik setelah kick-off. Kelemahan seperti inilah yang membuat Dortmund tergusur dari puncak klasemen Bundesliga musim lalu setelah sempat unggul hingga sembilan poin.

Ini bukan kali pertama Dortmund kebobolan pada menit pertama dalam laga di pekan pertama Bundesliga. Saat menjamu RB Leipzig dalam matchday pertama musim lalu, mereka juga kebobolan oleh gol Jean-Kevin Augustin pada detik ke-31 sebelum bangkit dan menang 4-1.

Lima tahun lalu, Die Borussen kebobolan oleh gol Karim Bellarabi sembilan menit setelah kick-off hingga akhirnya kalah 0-2 dari Bayer Leverkusen. Nasib yang sama mereka dialami pada musim 1986/87 dan 2002/03. Beruntung, Dortmund punya barisan penyerang yang sangat mematikan. Hanya dalam waktu tiga menit Die Borussen berhasil menyamakan skor lewat gol Paco Alcacer.

Di babak kedua, Dortmund merajalela dengan mencetak empat gol lagi. Alcacer kembali memainkan peran penting dengan mencetak satu gol lagi dan menyumbangkan satu assist yang dikonversi jadi gol oleh Marco Reus.

Kontribusi ini pula yang membuat striker asal Spanyol itu dinobatkan sebagai Man of the Match. Harian terkemuka Jerman, Bild, pun menyoroti peran Alcacer dalam kemenangan telak Dortmund dengan menulis judul “Tor-Party Dank Paco” (Pesta Gol Berkat Paco).


Baca Juga :
- Leverkusen Akan Maksimalkan Peluang Langka
- Suarez Tak Pernah Cetak Gol Tandang di Liga Champions sejak 2015

Jadon Sancho tidak kalah bersinar. Winger 19 tahun asal Inggris ini mencetak satu gol dan satu assist. Alcacer, Reus, dan Sancho adalah penyumbang gol terbanyak Dortmund musim lalu. Kini, mereka juga punya pemain baru yang bisa diandalkan membobol gawang lawan dalam sosok Julian Brandt. Masuk sebagai pemain pengganti, winger 23 tahun ini mencetak gol kelima Die Borussen.

“Situasinya sama dengan saat melawan Leipzig (di laga pertama) musim lalu, tapi kami tahu bahwa begitu kami mencetak gol, semuanya akan baik-baik saja,” kata gelandang Axel Witsel yang menyumbangkan dua assist lawan Augsburg. “Kami tahu kami akan punya peluang mencetak gol dan pemain seperti Paco dan Marco tak butuh 10 peluang untuk memecah kebuntuan.”* Rijal Alfurqon

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA