#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Timnas U-15 Lanjut ke Qatar
20 August 2019 13:17 WIB
JAKARTA - Timnas Indonesia U-15 sudah kembali ke Tanah Air, Senin (19/8) kemarin, usai mengikuti turnamen Boys Elite U-16 di Myanmar. Tapi agenda timnas U-15 belum berakhir. Mereka akan terjun dalam turnamen di Qatar, 25 sampai 29 Agustus 2019 mendatang.

Dalam turnamen tersebut, skuat asuhan Bima Sakti Tukiman itu akan menghadapi tiga tim kuat dari negara Timur Tengah, yakni Qatar sebagai tuan rumah, Yordania, dan Maladewa. Sistem turnamennya mirip dengan Boys Elite U-16 di Myanmar, semua tim bakal berjumpa dalam sistem setengah kompetisi. Turnamen ini menjadi ajang pemanasan bagi skuat Garuda Muda jelang terjun di Pra-Piala Asia U-16 2020, 14 September mendatang.

Setibanya di Indonesia, Senin kemarin, Muhammad Valeron dan kawan-kawan tidak langsung melakukan persiapan. Melainkan tim pelatih timnas U-15 memberi kesempatan kepada pemain untuk pulang dan berjumpa dengan keluarganya masing-masing.


Baca Juga :
- Timnas Indonesia U-23 Bawa Psikolog ke Filipina
- Presentasi Shin Tae-yong kepada PSSI Agak Janggal

“Kami akan berikan libur kepada pemain selama tiga hari, ini sebagai bentuk recovery kepada pemain yang sudah melakukan perjalanan panjang selama di Piala AFF U-15 dan turnamen di Myanmar (Boys Elite). Setelah itu kami akan bertolak ke Qatar 23 Agustus,” kata pelatih kepala timnas U-15 Bima Sakti Tukiman.

Pencapaian apik didapatkan skuat timnas U-15 dalam menghadapi dua turnamen sebelumnya tersebut. Pada Piala AFF U-15, mereka berhasil finis di peringkat ketiga dan pada turnamen Boys Elite U-16 pasukan timnas U-15 berhasil menjadi runner-up.

Bahkan dalam turnamen Boys Elite tersebut Marcelino Ferdinand dan kolega tidak menelan kekalahan. Yang lebih mengejutkan, mereka dapat mengalahkan Montenegro 1-0 dan juga dapat mengimbangi Korea Selatan dengan skor 1-1 pada pertandingan terakhir. Satu laga lainnya, Indonesia U-15 menang atas tuan rumah Myamnar dua gol tanpa balas.

“Yang pasti dari turnamen di Myanmar ini pemain banyak mendapatkan pengalaman internasional. Kami bisa melawan tim-tim kuat seperti Korea Selatan. Karena kami selama masa persiapan kemarin susah sekali mencari lawan uji coba timnas dari negara lain,” ucap Bima.

Namun begitu Bima masih memiliki catatan terhadap timnya tersebut. Menurut pelatih yang pernah bermain di Persema Malang dan PSM Makassar itu, masih ada tiga aspek yang perlu ditingkatkan. “Catatan saya organisasi dalam bertahan, menyerang, dan transisi dari menyerang ke bertahan atau sebaliknya harus ditingkatkan lagi,” ujar Bima.*SUMARGO PANGESTU


Baca Juga :
- Laga Indonesia versus Malaysia Bukan Sekadar Menang-Kalah
- Jelang hadapi Malaysia, Timnas Indonesia Mantapkan Skema dan Finishing

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA