#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Menunggu Alexis Sanchez Dalam 48 Jam
20 August 2019 13:05 WIB
MILAN – Bukan lagi sekadar rumor, kedatangan Alexis Sanchez ke FC Internazionale tampaknya bakal segera terealisasi. Dalam waktu 48 jam, penyerang Manchester United FC (MUFC) asal Cile itu diyakini sudah akan bergabung dengan skuat asuhan Antonio Conte. Saat ini, semua pihak sedang bekerja keras membereskan detail transfer, demi mencapai kesepakatan ideal.

Pekerjaan Inter sangat terbantu dengan keberadaan Fernando Felicevich sebagai mediator. Agen Sanchez itulah yang langsung terbang ke London, berbicara dengan para petinggi MUFC soal proposal yang ditawarkan I Nerazzurri. Tak butuh waktu lama, formula pun didapatkan: peminjaman selama satu musim dengan biaya 2-3 juta euro, plus opsi tebus di kisaran 12-15 juta.

Sanchez memiliki gaji sekitar 15 juta euro permusim bersama MUFC, jauh di luar jangkauan Inter. Namun, mulusnya negosiasi membuat kubu Meazza hanya perlu membayar separuhnya selama masa pinjaman. MUFC yang akan berkontribusi memenuhi sisanya. Jumlah tersebut bisa kian berkurang karena Sanchez diyakini tak keberatan pendapatannya dipotong asal bisa bergabung ke Giuseppe Meazza.


Baca Juga :
- Ujian Baru Lu-La
- Sektor Tengah Fondasi Permainan Milan

Jika semua berjalan sesuai rencana, Sanchez diperkirakan bakal mendarat di Milan pada Selasa (20/8), siap menjalani tes medis dan tanda tangan kontrak. Inter sudah menyiapkan kostum nomor 7 buat sang pemain, menandakan bahwa dirinya akan jadi andalan di lini depan tim Conte. Ya, pelatih I Nerazzurri itu pastinya sangat senang bisa bekerja sama dengan Sanchez, setelah dulu beberapa kali gagal memboyongnya di klub lain.

Sanchez juga akan bereuni dengan Romelu Lukaku, eks rekannya di lini depan MUFC. Kombinasi yang tak asing satu sama lain, tampil bersama dalam 28 pertandingan Liga Primer (16 menang, 6 imbang, dan 6 kalah). Ketika Sanchez mencetak gol perdananya buat Setan Merah (versus Huddersfield Town AFC, 3 Februari 2019), Lukaku juga ikut mencatatkan nama di papan skor.

Total, keduanya main bersama di MUFC dalam 37 laga kompetitif, 15 gol Lukaku dan 5 oleh Sanchez. Bukan angka yang menakjubkan memang, tapi pasangan ini bisa mencatat prestasi jauh lebih baik dengan kostum Inter. Hasrat untuk membungkam keraguan bisa jadi motivasi: baik Lukaku dan Sanchez sama-sama “disingkirkan” dalam proyek anyar MUFC di bawah pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Sekarang, dua sahabat ini siap membuktikan kualitas di Seri A.


Baca Juga :
- Sampdoria Kembali Tampilkan Wajah Lama
- Misi Melindungi Hegemoni

Perubahan suasana dan pendekatan taktik di Inter bisa memaksimalkan potensi Lukaku-Sanchez. Dulu, semasa memperkuat MUFC, mereka jarang diturunkan sebagai pasangan lini depan. Sementara musim nanti, ada peluang keduanya main sejajar dalam pola 3-5-2 andalan Conte. Lukaku bertugas jadi focal point, sedangkan Sanchez bergerak dari lini kedua menarik perhatian bek lawan. Kombo yang tak begitu impresif di Liga Primer bisa jadi mesin gol menakutkan.

Apalagi Sanchez sudah punya pengalaman di kasta elite Italia. Sebelum melejit dengan FC Barcelona, Arsenal FC dan MUFC, dia sudah lebih dulu mengukir nama bersama Udinese Calcio (2008-2011), mencetak 20 gol dalam 95 laga Seri A. Takkan ada masalah dalam penyesuaian karakter, Sanchez bisa langsung meneror pertahanan lawan. Yang perlu diperhatikan sekarang hanyalah pemulihan kebugaran pasca tampil di Piala Amerika 2019.*** Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA