#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ketika Bale Kembali Menguji Zidane
20 August 2019 04:05 WIB
SELALU ada jalan bagi yang tidak menyerah. Asalkan, ada kesempatan dan sang pemain berhasil memanfaatkannya. Bagi Neymar dalam situasinya di Paris Saint Germain (PSG), memang tampaknya tidak ada lagi peluang. Setidaknya, dari situasi sulit yang masih dialami bintang asal Brasil tersebut di klub asal Prancis itu. Bagi Philippe Coutinho, dia harus “mundur” dulu selangkah, bergabung ke Bayern Muenchen.

Namun, langkah tersebut bukan berarti tidak ada lagi jalan untuk Coutinho. Pemain yang juga asal Brasil ini akan mencoba membangun kembali kariernya bersama Die Bayern. Hal yang sama harusnya sudah dilakukan penyerang FC Internazionale, Mauro Icardi. Meski demikian, ada bintang yang justru tidak perlu pergi. Pemain itu adalah Gareth Bale.

Kasus Bale sebenarnya relatif sama dengan mereka. Hanya, di Real Madrid, bintang asal Wales ini sedikit lebih beruntung karena dirinya masih mendapatkan kesempatan tampil. Pelatih Los Merengues, Zinedine Zidane, memberikan kesempatan tersebut kepada Bale. Dan, tidak ada yang menduga bahwa akhirnya, aksi Bale ketika membawa Madrid menang atas Celta Vigo justru membuka fase baru.


Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat

Ya, Bale yang sebelumnya terancam dijual kini justru menjadi pemain yang berpotensi mendapatkan tempat dalam pasukan Zidane. Tanpa assist Bale, Madrid tentu tidak akan meraih kemenangan dalam pertandingan pertama di La Liga 2019/20. Apalagi, kemenangan tersebut semakin sempurna setelah dalam partai lainnya, Barcelona takluk dari Athletic Bilbao.

Di sisi lain, perubahan yang terjadi antara Bale dan Madrid atau Zidane memang terjadi begitu cepat. Zidane yang awalnya menegaskan bahwa klub akan mengurus kepergian Bale kini justru harus memberikan pujian kepada pemainnya ini. Zidane yang menyatakan “Jika Bale pergi lebih cepat, akan lebih baik”, kini justru boleh jadi berharap sang pemain terus memperlihatkan performa terbaiknya.


Baca Juga :
- Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer

Setidaknya, ini kali kedua Bale menguji objektivitas Zidane sebagai pelatih setelah gol yang diciptakan dalam final Liga Champions dua musim lalu. Kebetulan atau tidak, perubahan ini disebabkan sejumlah pemain Madrid yang mengalami cedera, termasuk Eden Hazard.

Bale tampil mengesankan dalam laga tersebut. Bermain selama 75 menit sebelum digantikan Isco, rata-rata operannya mencapai 86,4 persen sukses. Bale juga sempat melepaskan dua tembakan ke arah gawang. Kini, akan lebih baik bagi Zidane untuk tetap memberikan kesempatan kepada Bale.*Irfan Sudrajat
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA