#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Marcelo Menjawab Tantangan Zidane
20 August 2019 12:28 WIB
MADRID – Perubahan bentuk (positif) yang ditunjukkan Real Madrid di jornada pertama La Liga 2019/20, tidak lepas karena para pilar lama yang memperlihatkan versi terbaik. Salah satu andil besar yang tak dapat dipinggirkan adalah Marcelo Vieira. Ia yang sejak awal telah menjadi “ambisi” pelatih Zinedine Zidane, memberi respons yang sangat baik soal pemulihannya.

“Dia (Marcelo) belakangan ini memang hanya bermain sedikit. Tetapi dia telah melakukan hal-hal fenomenal sejauh keberadaannya di klub. Kami akan selalu membutuhkan permainan yang baik dari Marcelo. Kami meminta lebih banyak darinya. Saya menyukainya sebagai pemain,” kata Zidane pada presentasi era kedua melatihnya, 11 Maret 2019.

Musim lalu memang menjadi era terkacau bek sayap asal Brasil ini. Penampilan buruk membuat posisinya di tim utama digantikan oleh Sergio Reguilon, terutama di kepelatihan Santiago Solari. Tapi tanpa ragu, Zidane terus mendukungnya. Meski pada akhir musim lalu, Marcelo harus lebih sering jadi pengganti. Dia hanya main 115 menit dari delapan laga.


Baca Juga :
- Mourinho Tolak Madrid demi Tottenham
- Formula B Zidane Berfungsi

Pramusim 2019 menjadi titik balik. Liburan dimaksimalkan bek 31 tahun ini untuk berbenah diri, salah satunya mengembalikan bentuk fisik idealnya. Pada agenda uji coba, pelatih terus “melecutnya”, menjadikannya sebagai pemain yang paling sering tampil, ada 470 menit. Dan saat laga resmi bergulir, Marcelo akhirnya tampil luar biasa menebus kepercayaan Zidane.

Bek kiri ini adalah salah satu hal hebat dari kemenangan tandang 3-1 Madrid atas Celta Vigo, akhir pekan lalu. Musim lalu ada citra terlalu agresif menyerang dan rapuh bertahan (telat mundur). Kini ia tampil solid bertahan, jadi salah satu yang sulit ditembus di belakang bersama Sergio Ramos-Raphael Varane, dan tetap bisa membantu serangan tim.

Dari statistik, keberadaan Marcelo mengurangi enam persen intensitas serangan Vigo di sisi kiri dibanding dengan rapor pertemuan di musim lalu. Sebaliknya serangan sektor kiri Los Merengues –julukan Madrid– meningkat empat persen. Ia jadi pemain yang paling banyak melepas umpan kunci (empat) dan kedua soal sentuhan (75) di belakang Toni Kroos.

Pemain berkaki kidal ini juga terlibat pada seluruh gol yang dicetak timnya. Ia mengawali serangan balik, memberi umpan ke Gareth Bale yang kemudian mencetak assist ke gol Karim Benzema. Marcelo adalah pemberi assist untuk gol fenomenal Kroos. Dan kerja samanya dengan Isco Alarcon adalah awal serangan sebelum assist Benzema ke Lucas Vazquez.

Sejak awal ia memang sudah mengakui membawa ambisi besar untuk memberi respons baik musim ini setelah kekacauan di musim lalu. “Saya bisa saja punya masalah dengannya, tetapi saya lebih memilih untuk terus bekerja keras. Saya hanya ingin terus meningkatkan diri,” katanya saat ditanya soal Solari kepada majalah Ale Oliveira, ketika liburan.

Sekarang Marcelo telah membuktikan diri bahwa versi terbaiknya tak hanya ada di awal atau saat uji coba. Ia benar-benar telah merespons kehadiran Ferland Mendy yang awalnya direkrut sebagai pesaing sekaligus penerusnya. Dan terlepas dari yang terjadi di klub, ia terus menjaga peluangnya untuk kembali memperkuat tim nasional Brasil.


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Minggu Dini Hari WIB
- Zidane Bisa Melewati Mou dan Barcelona

Marcelo sebelumnya tak disertakan oleh pelatih Adenor “Tite” Leonardo saat Brasil menjuarai Copa Amerika 2019 di negara sendiri. Akan tetapi pelatih 58 tahun itu mengakui jika bek berambut kribo bisa tampil di versi terbaik, maka ia tetap jadi pilihan utama di kiri pertahan seraya Filipe Luis. Bahkan statusnya melebih Alex Sandro dan Jorge Marco.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA