#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Valencia Berjudi dengan Mangala
20 August 2019 00:08 WIB
SATU sisi, Valencia CF girang mendapatkan bek kenamanaan seraya Eliaquim Mangala secara gratis pada musim panas ini. Akan tetapi, ada pula pihak yang ragu dengannya. Kasarnya, sulit ditangkap logika ada bek hebat yang masih di usia matang (28 tahun) tapi berstatus tanpa klub; kontraknya tak diperpanjang sehingga bisa bebas pindah.

Mangala adalah bek yang punya nama besar. Bersama klubnya memulai karier, Standar Liege, ada trofi Liga Belgia dan Piala Belgia yang diraih. Kian hebat di FC Porto, sebab menjuarai dua Liga Portugal dan dua Piala Portugal. Tak pelak ia sempat menjadi rebutan banyak klub besar Eropa sebelum berlabuh ke Manchester City, Agustus 2014.

Kala itu Manchester United, Chelsea FC, hingga FC Barcelona diketahui juga mau mendapatkan servisnya di jantung pertahan. Kendati demikian di masa kini, Los Che –julukan Valencia– bisa dibilang berjudi untuk Mangala. Meski tak mengeluarkan uang sepeserpun merekrutnya, ada gaji yang tentu harus dibayarkan di kontrak hingga 2021.


Baca Juga :
- Wood Paksa si Kenari Tidak Terbang Tinggi
- Aguero Tak Bisa Berhenti Torehkan Rekor

Bersama City, debut luar biasa bisa langsung dicatatkan bek kidal itu. Timnya memang hanya seri 1-1 menjamu Chelsea, tapi ia tampil gemilang terutama pada tugas “mematikan” Diego Costa, dan menjadi rekan hebat bagi Vincent Kompany. Sepanjang masa mengabdinya, ada satu trofi Liga Primer dan dua Piala Liga yang dimenangkannya.

Akan tetapi, itu hanya kisah manis di awal (soal debut) dan secara garis besar (raihan trofi). Faktanya, ada perjalanan kelam yang dicatatkannya bersama tim Inggris itu, yang menjadi jawaban kenapa bisa mengalami situasi seraya kini; dilepas gratis di usia matang. Bek asal Prancis ini sudah “terbuang” dari City di laga awal sejak debutnya.

Pasca melambung lawan Chelsea, Mangala langsung jatuh dan terbanting pada pertandingan menghadapi Hull City. Kali ini timnya menang, 4-2, tapi penampilan anjlok dicatatkannya. Pemain berkepala plontos ini mencetak gol bunuh diri saat mencoba mengantisipasi umpan silang, dan melakukan pelanggaran yang menyebabkan penalti.

Selesai duel, pelatih Manuel Pellegrini coba membelanya. “Saya pikir Anda tidak bisa menganalisis pemain hanya dari satu laga. Tak di laga saat ia luar biasa pada debut, atau ketika mengalami momen sangat sial seperti tadi. Saya pikir dia pemain yang sangat bagus, hanya saja kurang beruntung sehingga menciptakan kesalahan hari ini”.

Kendati begitu, tiga hari berselang di Liga Champions lawan AS Roma, Mangala diparkir di bangku cadangan. Sejak hampir lima tahun itu pula, ia terus terpinggirkan. Kesempatan bermain didapatkannya karena adanya cedera yang menghantam Martin Demichelis dan Company. Walaupun, ada berbagai laga yang bisa dijalani dengan baik.


Baca Juga :
- Guardiola Terkejut Man. City Sangat Efektif lawan Watford
- Prediksi Manchester City Vs Watford, Siapa Saja Bisa Berbahaya

Kehadiran Josep “Pep” Guardiola akhirnya menjadi batas baginya. Tak ada lagi tempat baginya sebab pelatih Spanyol terus memburu jasa bek tengah baru. Sekalipun, pasca Mangala menjalani musim hebat pada pinjaman semusim ke Valencia (2016/17). Nahasnya, kondisi makin tidak mengenakan sebab ia pun punya masalah soal cedera.

Masalah lutut terus dirasakannya, termasuk saat disewakan setengah musim ke Everton FC (paruh kedua 2017/18). City memang sempat memperpanjang kontraknya semusim lagi. Namun itu hanya sebagai agar ia pergi tidak gratis, yang akhirnya gagal terealisasi. Di musim terakhirnya kemarin, cuma ada tiga laga dilakoninya di City U23.*TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA