#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS
Persib Kehilangan Tiga Pilar
20 August 2019 15:42 WIB
BANDUNG – Persib Bandung baru tiba di Kota Kembang Senin (19/8) petang. Tapi, tidak ada waktu bersantai. Skuat Maung Bandung hanya memiliki tiga hari masa persiapan menghadapi laga Liga 1 2019 berikutnya lawan Perseru Badak Lampung FC Minggu (25/8) di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.

Perjalanan dari Makassar menuju Bandung yang melelahkan membuat pelatih Robert Rene Alberts memberi jatah libur sehari. Menurut rencana, Rabu (21/8) pagi besok  tim akan mulai berlatih, termasuk tiga pemain asing baru. Lalu skuat akan bertolak menuju Lampung,  Jumat (23/8).

Menghadapi Perseru merupakan satu dari dua laga sisa sebelum putaran pertama berakhir. Pelatih asal Belanda itu berharap kondisi anak asuhannya kembali bugar saat memasuki latihan. Usai lawatan ke kandang PSM Makssar, posisi Persib tidak beranjak yakni peringkat ke-11 klasemen sementara.


Baca Juga :
- Alasan Robert Alberts Masukkan Ezechiel N'Douassel hingga Persib Seri
- Gagal Membela Persib Musim Ini, Masih Ada Kesempatan untuk Fabiano Musim Depan

Kekalahan 1-3 dari PSM Minggu lalu merupakan yang terbesar ketiga setelah dihajar Persebaya Surabaya (1-4) dan Arema FC (1-5). Robert kembali menegaskan kekalahan demi kekalahan itu lebih disebabkan faktor teknis.

"Selama putaran pertama tim belum memiliki karakter yang dikatakan kuat. Ada perbedaan kualitas yang menonjol sekali antara Persib dan  PSM. Artinya jelas kekalahan itu harus dijadikan bahan evaluasi dan pada putaran kedua nanti jangan ada lagi kesalahan mendasar," ucap mantan pelatih PSM itu, Senin (19/8).

Menurutnya,  selama putaran pertama bergulir terlihat beberapa kekurangan terutama dalam hal kecepatan. “Kami sering melihat gol cepat lawan yang tidak bisa kami adang,  karena itu yang harus kami lakukan adalah menganalisis hasil putaran pertama. Sekali lagi ini persoalan karakter," kata Robert.

Agar timnya memiliki karakter kuat, menurut pelatih asal Belanda itu, harus ada analisis untuk memperbaiki prestasi ke depan. Menurut Robert lagi, ada beberapa gol mudah lawan yang terjadi karena kesalahan pemain, ada pula gol yang memang sulit diantisipasi.

"Setiap bertanding selalu berbeda situasi dan kondisi. Ada kalanya pemain down seperti ketika menghadapi Arema,  tapi ketika kami kalah dari PSM, saya tidak bisa membela siapa-siapa, termasuk pemain," ujarnya.

Kehilangan banyak poin dalam enam laga terakhir membuat Persib kehilangan peluang bersaing di papan atas. Hanya dua poin yang dapat diperoleh dari enam laga. Hasil yang tidak bisa disebut bagus.

"Karena itulah,  kami akan evaluasi lebih dalam untuk melihat semua kesalahan. Kami menyisakan dua pertandingan lagi sebelum putaran pertama berakhir. Ini menjadi kesempatan kami untuk memperbaiki tim," kata pelatih 64 tahun itu.

Di sisi lain, Persib tidak dalam kondisi terbaik saat melawat ke kandang Perseru. Beberapa pemain akan absen. Selain striker Ezechiel N'Douassel karena akumulasi kartu kuning, dua sayap yakni Frets Butuan dan Febri Hariyadi juga absen.


Baca Juga :
- Mental Tanding Buruk, Penyebab Persib Gagal Taklukkan Semen Padang
- Persib Ditahan Semen Padang 1-1

Frets izin harus bergabung dengan kesatuannya di TNI untuk sementara waktu dan Febri bergabung dengan timnas Indonesia. “Kondisi ini tidak menguntungkan. Namun, saya tidak bisa berbuat banyak dan akan memaksimalkan kekuatan yang ada. Kami tetap mendoakan yang terbaik untuk Febri dan timnas Indonesia,” kata Robert.*Arief Nugraha K

 

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA