#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Sang Juara Dunia Meminta Dua Pembalap Muda Panaskan Persaingan
20 August 2019 13:37 WIB
BRACKLEY – Juara dunia Formula 1 (F1) Lewis Hamilton menegaskan ingin mendapatkan persaingan yang lebih ketat di sisa musim ini. Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas itu menyebut bahwa dua pembalap muda, Charles Leclerc (21 tahun) dari Tim Scuderia Ferrari Mission Winnow dan Max Verstappen (21) milik Tim  Red Bull Racing, dapat mewujudkan hal tersebut.

Dari 12 lomba yang sudah digelar tahun ini, Hamilton seperti tidak memiliki lawan jika berlomba di trek yang normal. Ia hanya kesulitan saat turun di Grand Prix (GP) Jerman, 28 Juli lalu, ketika balapan berjalan di kondisi hujan.

Pada paruh kedua musim ini, dengan sembilan putaran tersisa, Hamilton yakin akan ada tekanan dari Leclerc dan Verstappen untuk menyulitkannya meraih kemenangan. “Kami telah melihat peningkatan besar dari Red Bull. Mereka sudah mengambil langkah besar dengan mesin Honda tahun ini,” kata Hamilton. “Mereka semakin kuat dan Verstappen memiliki kemampuan alami. Usianya masih muda, tapi ia sudah di sini bertahun-tahun.”


Baca Juga :
- Konsistensi Bottas Bisa Geser Hamilton
- Hamilton Ingin Jajal Batasan Aturan Baru F1

Tahun ini, Verstappen sudah meraih dua kemenangan, GP Austria dan GP Jerman. Tambahan tiga finis podium lain membuatnya kini berada di urutan ketiga klasemen dengan 181 poin. Dari 12 lomba, pria asal Belanda itu juga menjadi satu-satunya pembalap dengan finis tidak pernah terlempar dari lima besar dan juga tak pernah gagal finis.   

Leclerc baru melakoni tahun keduanya di F1. Tetapi, musim ini ia baru dua kali gagal finis dan belum pernah menang. Selebihnya, seperti Vertappen, Leclerc juga selalu finis di lima besar jika tidak mundur. Dengan berada di posisi kelima klasemen, pembalap asal Monako itu kini terpaut 49 poin dari Verstappen dan 118 dari Hamilton di puncak klasemen.  

“Leclerc sedang berkembang. Saya melihatnya semakin kuat dan cepat di setiap lomba,” tutur Hamilton. “Kami juga telah melihat kinerja luar biasa yang diperlihatkannya tahun ini. Untuk itu kami terus mewaspadainya. Apakah Ferrari akan meningkatkan kecepatannya, saya tidak tahu,” ujar juara dunia F1 lima kali itu (2008, 2014, 2015, 2017, 2018).

Ferrari memang masih berusaha keras untuk mengeluarkan seluruh potensi SF90. Terutama membuat mobil lebih baik saat berada di tikungan kecepatan rendah, padahal area tersebut menjadi salah satu kekuatan mereka pada tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, tahun ini Ferrari memiliki kinerja yang lebih baik pada sektor trek lurus.

Hamilton saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 62 angka dari rekan setimnya, Valtteri Bottas, yang berada di urutan kedua (188 poin). Situasi tersebut membuat Hamilton difavoritkan untuk meraih gelar F1 2019. Meski begitu, ia menegaskan tidak akan mengendurkan kinerjanya pada sembilan perlombaan tersisa.

Leclerc, yang memiliki potensi besar, juga menyadari bahwa dirinya harus tampil konsisten dan tidak membuat banyak kesalahan. “Tidak ada alasan ketika Anda melakukan kesalahan, menurut saya itu cara terbaik untuk menganalisa dan bersikap jujur pada diri sendiri. Saya selalu berusaha seperti itu di setiap saat,” katanya.


Baca Juga :
- Verstappen Tertarik Bergabung dengan Leclerc di Ferrari
- Red Bull Semakin Kuat di Trek Lurus

Kesalahan seperti yang terakhir dilakukan Leclerc di GP Jerman, terlalu cepat memasuki tikungan terakhir di trek basah dan membuatnya menghantam dinding pembatas, tidak boleh terulang. “Saya tidak malu untuk mengatakan jika membuat kesalahan. Ada yang berusaha mencari alasan atas kesalahan mereka sendiri. Saya tidak seperti itu,” ujar Leclerc.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA