#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Indonesia Menempuh Jalan Panjang
21 August 2019 13:30 WIB
JAKARTA – Tugas berat dan kerja keras harus dilakukan pelatih timnas Indonesia senior Simon McMenemy menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar Zona Asia Grup G, 5 September 2019- 9 Juni 2020. Berat meski peluang tentu saja tetap terbuka untuk lolos setidaknya ke fase ketiga.

Sebab empat tim lainnya baik Vietnam, Thailand, Malaysia, dan United Arab Emirates bukan lawan yang asing bagi Tim Merah Putih. Namun, untuk menuju ke Qatar tahun depan, perjalanan masih panjang.

Dalam kualifikasi Zona Asia, Indonesia langsung masuk babak kedua Grup G. Pada fase ini hanya juara dari delapan grup plus empat runner-up terbaik melaju ke babak ketiga. Jika Indonesia melaju hingga babak ketiga, perjuangan mereka belum finis.


Baca Juga :
- Piala Asia U-16 2020 Digelar September, Ini Rencana Bima Sakti Buat Timnas U-16 Indonesia
- Kualifikasi Piala Asia U-16 2020, Vietnam, Thailand, Malaysia Tidak Lolos

Harus berjuang lebih keras menghadapi 11 tim lainnya dalam dua grup. Bisa jadi sudah menunggu tim-tim raksasa yang memilik tradisi bagus di level Asia, sebut saja Iran, Jepang, Korea Selatan, Uzbekistan, Cina, Australia, dan Arab Saudi.

Zona Asia nantinya hanya memperebutkan empat jatah lolos langsung ke Qatar. Bisa ditambah satu tim lagi jika lolos dari babak play-off antarkonfederasi. Irfan Bachdim dan kawan-kawan akan mengawali dua laga kandang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 September menjamu Malaysia dan Thailand tanggal 10 September.

Setelah itu skuat Garuda akan melawat ke kandang Uni Emirat Arab di Al Maktoum Stadium, Dubai, 10 Oktober. “Semua lawan Indonesia di Grup G  Zona Asia sudah pernah mereka hadapi dan hasilnya saling mengalahkan tentu saja di beberapa event,” kata Timo Scheunemann, pengamat sepak bola, memberi semangat.

“Memang tidak mudah, tapi bukan mustahil bagi kita lolos ke babak berikutnya, bisa masuk empat runner up terbaik, bahkan juara grup lolos langsung ke babak ketiga. Kesampingkan head to head dengan empat tim itu, kondisi dan kompososi masing-masing tim sudah berbeda. Fokus pertandingan demi pertandingan saja,” ujar Timo.

Menurut Timo, Indonesia harus mengamankan poin penuh dalam empat laga kandang, setelah itu tinggal mencari poin tambahan di empat tandang. “Saya kok yakin, kita bisa mencuri poin di kandang Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Lawan jauh lebih berat baru akan dihadapi Indonesia jika lolos ke fase ketiga,” ujar Timo.

Sedangkan legenda timnas era 1980-an, Hadi Ismanto, menilai Indonesia tidak perlu gentar. “Vietnam, Thailand, Malaysia, dan United Emirat Arab itu selevel dengan kita. Jadi tetap ada harapan besar lolos ke babak ketiga.. Kuncinya, kemampuan teknis saja tak cukup, mental dan fisik pemain harus kuat,” kata Hadi.

Sementara itu, suporter berharap harga tiket Indonesia melawan Malaysia bisa ditinjau kembali. Seperti diketahui harga terendah, yakni kategori 3 dijual Rp 125 ribu sedangkan tertinggi, VIP Barat dibanderol Rp 1 juta.


Baca Juga :
- Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Asia U-16 2020, 16 Negara Lengkap, Termasuk Indonesia
- Timnas Senior Akan Gelar TC dan Uji Coba di Qatar Sebelum hadapi Uni Emirat Arab

“Ini kemahalan ya, sedangkan harga sebelumnya Rp 75 ribu saja banyak orang masih kemahalan. Saya berharap diturunkan harganya. Apalagi ini laga bergengsi lawan Malaysia jadi timnas butuh dukungan dari suporter,” kata Fachri Ramadhan, suporter timnas.

Deputi Sekretaris Jendral PSSI, Marsal Masita, mengaku berat meloloskan permintaan itu. “Ini kualifikasi Piala Dunia. Ada hal-hal detail yang kami perlukan untuk extra cost. Kedua kebetulan lawan timnas adalah Malaysia jadi butuh pengamanan ekstra.. Ketiga tiket ini sudah termasuk pajak dan ini juga ada asuransinya kepada pemilik tiket,” kata Marsal.*Noval Lutfianto/Sumargo Pangestu

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA