#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Konsistensi Trippier Menjanjikan
21 August 2019 14:23 WIB
MADRID – Kesan positif terus diperlihatkan Kieran Trippier bersama Atletico Madrid. Dia menjalani laga resmi pertamanya dengan tampil selama 90 menit penuh dan menyumbang satu assist untuk Alvaro Morata. Ia membuktikan kualitasnya sejak melakoni pramusim hingga jornada 1 La Liga dimulai. Konsistensi bek asal Inggris begitu menjanjikan.

Trippier tiba di pertengahan Juli lalu. Ia dibeli dari Tottenham Hotspurs seharga 22 juta euro (sekitar Rp347 miliar). Banderol tersebut terbilang murah, di tambah lagi Trippier sudah terbiasa bermain di kompetisi ketat sekelas Liga Inggris.

Di laga melawan Getafe CF pada Minggu (18/8), Trippier membuktikan dirinya punya skill mumpuni dan layak menjadi pemain inti Atletico. Sebelum memberikan assist kepada Morata, Trippier nyaris mencetak gol, namun sayannya berhasil dihentikan David Soria. Tanpa ragu, semuanya menunjukan bahwa fullback 28 tahun dapat menjadi salah satu senjata rahasia di sayap Los Rojiblancos.


Baca Juga :
- Atletico Impoten, Melepaskan 20 Tembakan ke Gawang Celta tanpa Ada Gol
- ​​​​​​​Oblak di Ambang Rekor Reina

Itu merupakan asisst perdananya di La Liga. Sebenarnya, di pramusim dia juga mencetak assist untuk Joao Felix saat laga International Champions Cup (ICC) melawan Juventus FC (2-1). Namun, gol tersebut dianggap milik Thomas Lemar lantaran tembakan Felix lebih dulu mengenai kaki rekannya itu.

 Pelatih Atletico, Diego Simeone melihat bahwa Trippier memiliki kapasitas untuk menjadi bek kanan terbaik. Di laga melawan Getafe, sang juru taktik asal Argentina itu menempatkannya bersama Stefan Savic, Jose Maria Gimenez, dan Renan Lodi. Komposisi tersebut sama ketika Atletico berhadapan dengan Juventus.

Dengan formula ini, Trippier memperlihatkan kemampuannya dalam bertahan dan menyerang sama baiknya. Dia punya pengalaman dan stamina untuk melakukan itu, sesuatu yang memang dicari Simeone dalam diri bek sayapnya. Melawan Juventus, pemain berusia 28 tahun ini mematikan pergerakan Cristiano Ronaldo hingga mega binta asal Portugal itu harus lebih sering-sering ke tengah.

"Dia (Trippier) memang bagus dan itu artinya pertandingan hari ini (melawan Getafe) juga bagus. Meski Trippier memperlihatkan perfoma baik di pramusim, pertandingan di La Liga jelas berbeda dan dia tetap mampu bermain bagus,” kata Simeone setelah duel di Wanda Metropolitano.

 Bukan hanya itu saja, Trippier juga menonjol dalam hal bola mati. Sejak awal ia bertindak sebagai penendang untuk tendangan bebas di area jauh dan tendangan corner. Umpan silangnya untuk Morata bahkan mirip aksi idolanya, David Beckham.

Performa apik Trippier sendiri menjadi ancaman bagi Santiago Arias. Fullback asal Kolombia tersebut didatangkan pada musim panas lalu, namun gagal bersinar hingga akhirnya lebih sering menjadi cadangan. Pada 2018/19, ia bermain selama 2.478 menit dari total 33 pertandingan dan mencetak satu gol ketika melawan SD Huesca.


Baca Juga :
- Debut Tak Terlupakan Herrera
- Juve ke Madrid, Emre Can Malah Pergi Liburan

Bila melihat penampilan Trippier sejauh ini, tentu keberadaannya akan membuat Arias makin dicadangkan. Bayangkan saja, musim lalu Arias kesulitan menggeser bek kanan uzur, Juanfran Torres, dan sekarang tugas beratnya adalah bersaing dengan Trippier. *CR5

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA