#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Verstappen Tidak Persoalkan Tandem
22 August 2019 13:15 WIB
MILTON KEYNES – Keputusan Tim Aston Martin Red Bull Racing mengganti Pierre Gasly dengan Alexander Albon ternyata ditanggapi biasa saja oleh Max Verstappen. Di sembilan lomba Kejuaraan Dunia Grand Prix Formula 1 (GP F1) 2019, justru mengirim Gasly ke tim “saudara mereka”, Red Bull Toro Rosso Honda, untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Albon.   

“Tentu saja ini menjadi keputusan yang menyedihkan bagi Gasly. Tetapi secara pribadi saya tidak peduli siapa yang akan menjadi rekan setim. Hal terpenting adalah Anda harus bisa tampil lebih baik dengan mobil lain dan tetap fokus mendapatkan banyak poin untuk membantu tim,” ucap Verstappen.

Red Bull menyebut pertukaran ini untuk memberikan kesempatan kepada Albon sekaligus melihat kemampuan terbaiknya. Pada akhir tahun ini, Red Bull bakal membuat keputusan siapa yang pantas berduet dengan Verstappen pada 2020 melalui kinerja yang ditunjukkan Gasly dan Albon saat berlomba untuk tim pabrikan.


Baca Juga :
- Hamilton Ingin Jajal Batasan Aturan Baru F1
- Red Bull Semakin Kuat di Trek Lurus

Verstappen dipastikan masih menjadi pembalap utama Red Bull musim depan. Adalah performa impresifnya musim ini yang menjadi acuan utama.

Dari 12 lomba yang sudah berlangsung di F1 musim ini, Verstappen mencatat dua kali kemenangan, tiga finis podium (di luar kemenangan), dan tujuh lainnya tidak pernah terlempar dari lima besar. Pembalap asal Belanda itu juga membuat dua kali lap tercepat lomba (fastest lap) dan sekali pole position. Kini, Verstappen berada di peringkat ketiga klasemen umum dengan 181 poin. Ia terpaut 69 poin dari Lewis Hampilton, pimpinan klasemen yang juga juara dunia dari Tim Mercedes AMG Petronas.  

Pada empat perlombaan terakhir, Verstappen menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan meraih dua kemenangan dan satu podium kedua. Ia mengatakan bahwa hal tersebut berkat kerja keras timnya dalam meningkatkan performa mobil, RB15. Ia pun berharap bisa naik podium di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, 1 September mendatang.

“Di Prancis kami tidak terlalu senang dengan performa mobil, kami tidak dapat melaju cepat di trek lurus. Saya pikir kami harus mengatasi itu dan harus menekan sedikit lebih keras. Terpenting adalah dapat menyelesaikan perlombaan tanpa memiliki masalah pada mesin,” kata Verstappen.

Prinsipal Tim Red Bull Christian Horner juga mengatakan bahwa timnya terus berusaha untuk memangkas jarak dengan dua tim kuat, Mercedes AMG Petronas dan Scuderia Ferrari Mission Winnow. Usaha mereka mulai terlihat ketika pembalap Ferrari, Sebastian Vettel mulai kesulitan saat bertarung dengan Verstappen, seperti di Sirkuit Silverstone, Inggris, 14 Juli lalu.

“Mercedes membuat langkah besar pada pekan kedua di tes musim dingin dan mereka memiliki keunggulan di perlombaan pertama. Tapi kami terus bekerja keras dan tetap tenang. Secara bertahap kami meningkatkan kinerja mobil, dan saat ini kami mulai semakin dekat dengan mereka,” ujar Horner.

Direktur Eksekutif Honda untuk F1 Masashi Yamamoto mengatakan bahwa timnya optimistis dapat menandingi level Mercedes. Ia yakin hal tersebut akan terjadi pada paruh kedua musim ini.


Baca Juga :
- Terbang! Mobil Pembalap Formula 3 Ini Terbang Setelah Melewati Kerb di Parabolica!
- Marc Marquez Tantang Lewis Hamilton Duel 1 Lawan 1, Format Home-Away

“Pada lomba pertama tahun ini di Australia, rasanya tidak mungkin menyaingi Mercedes. Tapi pada lomba terakhir di Hungaria, Max memiliki pertarungan ketat dengan Lewis Hamilton. Itu sungguh mengesankan. Itu hal yang kami tidak pernah bayangkan. Saya pikir kami akan memiliki momen yang sangat baik di sisa putaran tahun ini,” ucap Yamamoto.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA