#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kala Tugas Lebih Nikmat ketimbang Touring
22 August 2019 16:05 WIB
KESUKSESAN sebuah ajang balap sepeda khususnya nomor road race, apalagi kelas dunia, disebabkan oleh berbagai faktor. Kesigapan panitia hingga peran marshal dalam BRI Tour d' Indonesia (TdI) 2019, 19-23 Agustus, jadi salah satunya.

Dalam kamus Bahasa Inggris, marshal berarti orang yang memimpin atau menyusun. Untuk diketahui, marshal melekat pada struktur lomba dan membantu melancarkan jalannya balapan. Dalam bekerja, mereka menggunakan sepeda motor demi mempermudah pergerakan. Meski terlihat mudah tapi tugas tersebut memiliki risiko yang tinggi.

Koordinator marshal Tour d’Indonesia, Al Ibrahim, menuturkan tanggung jawab timnya saat ditemui TopSkor jelang Etape 3, Rabu (21/8). Beranggotakan 38 orang, mereka terbagi menjadi beberapa bagian seperti marshal hazard, pembuka jalur lomba sekaligus arah.


Baca Juga :
- Kombinasi Teknik, Fisik, dan Cuaca, Unggulkan Pembalap Asing
- Pembalap Indonesia Masih Kesulitan di Tour d’Indonesia

“Kami berasal dari klub motor yang sama tapi daerah berbeda. Ada yang dari Sumatra, Jakarta, Bali, Kalimantan, sampai Ambon. Kami memang sudah biasa touring keliling Indonesia," ujar Al di area parkir Jatim Park 3, Batu, kemarin.

Dalam menjalankan tugas, marshal dilengkapi peralatan berkendara yang lengkap. Tak hanya helm berstandar, melainkan juga body protector. “Kami bertugas mengamankan orang lain, jadi harus memastikan keamanan diri kami sendiri dulu,” Al menambahkan.

Saat disinggung suka duka jadi marshal, Al mengaku jalan-jalan gratis, salah satunya. "Biasanya, kami harus mengeluarkan bujet yang tidak sedikit saat touring. Sekarang, semua ditanggung. Dapat uang pula," ujarnya berkelakar.


Baca Juga :
- Pelaksanaan Tour d'Indonesia 2017 Diundur Sampai Januari 2018
- Habiskan Rp 20 Miliar, Tour d'Indonesia Kembali Digelar

Mengingat besarnya risiko, Al punya cara agar tetap fit. Maklum, setiap hari, mereka harus menempuh ratusan kilometer. “Yang pasti, istirahat harus cukup. Sebelum lomba, kami berkumpul dan meneriakkan yel yel demi menjaga semangat. Sambil beberapa kali stretching," kata Al.*LILY INDRIYANI SUKMAWATI

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA