#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS
Tenggat Waktu Penentuan Nasib Icardi Kian Dekat
23 August 2019 13:27 WIB
MILAN – Sulit menebak pikiran Mauro Icardi saat ini. Suatu kali, penyerang asal Argentina itu mengunggah foto sukses bersama FC Internazionale di Instagram, seolah menginsyaratkan keinginan bertahan di Stadio Giuseppe Meazza. Lain waktu, suami Wanda Nara itu menampilkan gambar dirinya berkostum I Nerazzurri tapi dengan aura hitam-putih: menggambarkan masa sulit dan keputusasaan.

Tapi, waktu berteka-teki telah habis. Tenggat waktu penentuan masa depan Icardi kian dekat. Bola sepenuhnya berada di tangan Icardi. Bagaimanapun, Inter dan pelatih Antonio Conte telah menegaskan bahwa mereka tak melihat tempat buat sang penyerang dalam skuat utama. Jadi, pilihannya tinggal dua: tinggal dan menghabiskan hari di tim cadangan, atau pergi menyelamatkan karier ke klub lain.

Bahkan untuk jalan keluar sejelas itu, prosesnya pun sangat rumit. Icardi mau pindah, tapi hanya bila menuju Juventus. Sedangkan petinggi Inter enggan melakukan bisnis dengan rival bebuyutan. Di sisi lain, juga ada tawaran 65 juta euro dari SSC Napoli, namun Icardi seperti mengulur waktu buat memberi jawaban.


Baca Juga :
- Intip Gestur Tubuh Ronaldo Terhadap Joao Felix
- Ronaldo Gagal Cetak Gol, Simeone Lega

Beberapa pekan terakhir, Presiden I Partenopei Aurelio De Laurentiis sudah menjalin kontak intensif dengan Wanda (selaku agen Icardi), ingin kepastian peluang klubnya mendapatkan sang pemain. Pengusaha gaek itu bahkan sanggup menyodorkan gaji 7,5 juta euro permusim buat Icardi jika bersedia merumput di San Paolo. Namun, sampai saat ini, jawaban yang diterimanya negatif.

Icardi terus menanti Juve, tak peduli bila keinginannya tersebut sulit diwujudkan. Satu-satunya cara agar transfer terjadi adalah pertukaran dengan Paulo Dybala. Namun, soal itu giliran kubu Turin yang tak setuju. Jadi, dalam dua pekan jelang mercato ditutup, Icardi perlu berpikir keras: apakah menuruti egonya atau rasional melanjutkan karier.

Satu-persatu peminat mundur mengejar Icardi, termasuk pula Napoli. Runner-up Seri A tersebut kini lebih memilih Fernando Llorente untuk melengkapi lini depan. Striker veteran itu tak memiliki klub, bisa digaet dengan tawaran kontrak yang sesuai. Namun, Napoli punya banyak saingan dalam mendapatkan tanda tangan Llorente, yang terbaru dari Manchester United FC (MUFC).

Raksasa Liga Primer ingin memboyong Llorente ke Old Trafford untuk menggantikan Romelu Lukaku, langkah yang membebaskan Alexis Sanchez menuju Inter. Sejauh ini, penyerang internasional Cile masih tertahan di Inggris karena MUFC khawatir lini depan mereka tipis jika Sanchez pergi tanpa menambah amunisi. Ini bakal jadi proses yang saling berkaitan, antara kebutuhan Napoli dengan ambisi Inter merekrut Sanchez.

Tekad Lukaku

Dalam sepekan, publik Meazza bakal menyaksikan wajah baru Inter ciptaan Conte di laga pembuka Seri A. Ada antusiasme, terutama buat sederet nama anyar yang datang pada musim panas: Stefano Sensi, Nicolo Barella, dan tentu saja Lukaku. Para tifosi tak sabar menantikan bagaimana aksi striker internasional Belgia itu mengubah serangan tim.


Baca Juga :
- Atletico Tahan Juventus, Simeone Menilai Lebih dari Layak
- Bonucci Marah Juventus Kebobolan Lewat Bola Mati

Lukaku juga tak kalah bersemangat. Dia bekerja keras mempersiapkan diri buat debut di hadapan para penggemar baru, bertekad mencetak gol kemenangan. Pemuda 26 tahun ini ingin membuka lembar baru yang lebih baik pasca dikecewakan MUFC.

“Saya terus mendengar rumor negatif tentang saya di media, tapi tak satupun staf MUFC menepis dan memberi perlindungan buat saya. Situasi tersebut membuat saya berpikir bahwa mereka tak lagi butuh saya, lebih baik pergi. Beberapa bulan menanti, tak ada yang menjelaskan bagaimana posisi saya dalam tim,” kata Lukaku. “Saya punya beberapa pilihan, dua di antaranya Inter dan Juve. Namun, saya pilih Inter karena mereka percaya kemampuan saya. Conte sudah menginginkan saya sejak lama.”*** Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA