#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Analisis Dua Pekan Pertama
23 August 2019 04:00 WIB
MERCATO masih berlaku di Seri A sementara kompetisi akan bergulir pada akhir pekan ini. Karena itu, kekuatan tim dari kompetisi Negeri Piza ini memang belum sepenuhnya terlihat. Meski demikian, untuk memberikan ukuran awal dari peluang dan kondisi kekuatan klub besar Seri A, dapat dilihat dalam dua pekan pertama. Ya, 180 menit pertama akan memberikan indikasi awal. Dari situasi jelang musim bergulir, sejumlah klub Seri A memang belum rampung dalam membangun skuatnya. 

Dua laga pertama dapat mengukur sejauh mana kekuatan Juventus untuk mempertahankan gelar Seri A. Ya, Juve akan menghadapi Parma pada pekan pertama dan langsung menghadapi rival mereka, Napoli pada pekan kedua. Di sisi lain, bagi Napoli, dua pekan pertama bisa menjadi fase yang menyulitkan. Pekan ini, pasukan Carlo Ancelotti akan menghadapi Fiorentina, tim yang kini memiliki sayap berpengalaman, Franck Ribery dan selanjutnya menghadapi Juventus.

Dalam dua pekan pertama juga dapat diukur apakah Miralem Apakah Pjanic dapat beradaptasi sebagai Jorginho dalam gaya sepak bola Maurizio Sarri. Fase dua pekan ini juga akan memperlihatkan bagaimana peluang Paulo Dybala di timnya. Mampukah dia bermain sebagai penyerang atau tetap menjadi false 9. Bagi Napoli, dua pekan awal akan menjadi ukuran yang penting karena mereka bakal menghadapi Fiorentina yang berbeda. Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, memang memiliki lini pertahanan yang lengkap, tapi dia masih mencari penyerang. Pasalnya, dia menilai Arkadiusz Milik tidak meyakinkan.


Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat

Lalu, bagaimana dengan Atalanta tim yang musim lalu membuat kejutan. Atalanta tidak akan membuat kejutan lagi karena mereka akan bermain di Liga Champions. Mereka bukan lagi tim kejutan melainkan klub yang memang pantas untuk bersaing dalam ajang Eropa dan bukan tidak mungkin untuk kembali bersaing di papan atas Seri A. Atalanta juga akan mengalami kesulitan: pekan pertama melawan Spal diluar kandang, kemudian Torino yang lebih bertenaga.

Yang menarik tentu FC Internazionale yang saat ini sedang berkembang. Tim in tampak lebih cepat dalam menyesuaikan diri ke dalam permainan asuhan Antonio Conte tapi masih perlu adanya pembenahan di bagian sayap. Inter memiliki kekuatan di pertahanan dengan kehadiran Diego Godin dan memiliki dua penyerang: Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Untuk menambah kekuatan di sayap, Inter masih menunggu kehadiran Alexis Sanchez. Bagaimanapun juga Inter bisa mendapat 6 poin dalam dua pekan pertama jika main seperti Inter.


Baca Juga :
- Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer

Salah satu tim yang memiliki lebih sedikit risiko di bagian awal adalah Lazio: tim ini tidak mengganti pelatih, tidak menerapkan ide baru dan tim yang sudah menghafal manuver. Lazio telah memainkan periode pramusim dengan sangat positif, 9 kemenangan dari 9 laga uji coba. Lalu ada Sampdoria bersama Eusebio Di Francesco sedang mencari identitas.

Di kubu lain, Roma sedang melakukan persiapan dengan bagus. Edin Dzeko bisa dibilang sebagai “pembelian” bagus dengan komitmennya untuk tetap berada di Roma. Lalu, dalam dua laga awal, apakah AC Milan bisa menjadi tim yang konsisten? Calcio 2019/20 memang pantas ditunggu.*Irfan Sudrajat
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA