#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bennacer Memilih Jadi Sutradara
23 August 2019 13:39 WIB
MILAN – Ismael Bennacer berusaha memenangkan pertaruhan AC Milan dan Marco Giampaolo. Gelandang tersebut menunjukkan telah memiliki kepribadian tepat untuk berjuang dengan tim sebesar I Rossoneri. Dia menjadi pemimpin di sektor tengah dan dengan tenang berubah posisi dari gelandang dalam menjadi penyelesai serangan.

“Saat ini sedang dibangun sebuah skuat tangguh, bagi saya Milan adalah klub yang tepat. Banyak pemain hebat pernah membela tim ini dan saya harus berbuat yang terbaik agar mendekati (prestasi) mereka. Semua tahu kualitas saya dan saya akan bekerja semaksimal mungkin. Giampaolo yang meminta saya kemari, mungkin saya cocok dengan sistem permainannya,” ucap pemuda 21 tahun itu.

Bennacer mengungkapkan lebih suka dengan tugas sebagai sutradara. Namun, dia tidak akan menolak seandainya pelatih menginstruksikan untuk mengisi peran lain. Giampaolo menegaskan kalau keseimbangan modul 4-3-1-2 akan ditentukan oleh seorang pemain acuan yang menjamin presisi tinggi.


Baca Juga :
- Secercah Asa di Lini Serang Inter
- Era Pioli pun Dimulai

Dalam pertandingan lawan Udinese Calcio di Dacia Arena, Minggu (25/8), pelatih akan menurunkan blok pemain yang mampu beradaptasi dengan prinsip permainannya. Kemungkinan  Bennacer masuk dalam kelompok tersebut. Pemain asal Aljazair itu sangat cepat, dari sudut pandang fisik tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Supaya dipilih ke tim inti, dia mempelajari momentum untuk menyerang maupun bertahan. Bennacer akan berlatih dengan trio gelandang serta mengikat Suso, tumpuan lain pada poros tengah tim. Pasangan itu harus bergerak dari belakang untuk mewujudkan fantasi pelatih.

Sementara itu, sepertinya Milan terpaksa menyimpan Andre Silva kembali. Pasalnya, agen penyerang asal Portugal, Jorge Mendes, telah menawarkan ke berbagai klub di Eropa, namun hasilnya nihil. Satu-satunya proposal konkret datang dari AS Monaco, tapi attaccante itu gagal pindah lantaran tidak ada titik temu antara kedua klub. Sedangkan Sevilla sudah menutup pintu.

Jika sampai jendela transfer ditutup, 2 September, Mendes tak kunjung menemukan tambatan baru untuk kliennya, maka Milan terpaksa memermanenkannya. Giampaolo pun mesti mencarikan posisi yang tepat baginya.

Situasi bertolak belakang dialami Diego Laxalt. Bek sayap tersebut akan segera mengenakan kostum Atalanta BC. Pertemuan antara klub dengan agennya berjalan lancar. Kabarnya mereka bahkan bersepakat dengan kontrak empat tahun buat bek asal Uruguay itu. La Dea akan membayar kompensasi pinjaman satu juta euro dan tebusan 13 juta euro.

Atletico Melunak

Di dalam benak pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone,  Angel Correa tidak terlalu dibutuhkan. Sementara, Zvonimir Boban adalah orang yang paling memahami situasi penyerang yang mampu main dalam formasi 4-4-2. Saat ini, Milan butuh pemain bertenaga dan berkualitas.


Baca Juga :
- Misi Kembali ke Jalur Scudetto
- Atalanta Mencari Kado Ulang Tahun

Negosiasi  sekarang bertumpu kepada ekonomi. Untuk mendatangkan Rodrigo, Los Colchoneros butuh dana yang didapatkan dari pelepasan Correa. Oleh karena itu, bisa saja mereka melunak dan memberikan diskon dari 55 juta euro menjadi 40 juta euro, sesuai kemampuan Milan.

Perkembangan transfer Correa ini terkait dengan Andre Silva. Jadi ada kemugkinan pemain asal Argentina itu terlambat mengolah teknik dan taktik di Milanello.*** Dari berbagai sumber

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA